Apakah Dana Desa 2020 Bisa Digunakan Untuk Bencana Alam?

"Berdasarkan Permendes No 11 Tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 dana desa bisa digunakan untuk pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana lingkungan alam. Yang di dalamnya mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, penanganan bencana alam dan pelestarian lingkungan hidup, " ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (7/1/2020).

0
95

MANADO|| Beberapa desa saat ini sedang mengalami bencana alam berupa banjir akibat curah hujan tinggi dan relatif lama. Bencana ini terjadi sejak awal tahun 2020 dan meluas di seantero wilayah tanah air, termasuk di pelosok-pelosok desa. Tragedi itu menelan korban yang tidak ternilai.

Pemerintah dan berbagai elemen masyarakat bereaksi cepat melakukan tindakan penanggulangan. Lalu bagaimana dengan pemerintah desa?

Bagi desa-desa yang menjadi korban maupun desa-desa tetangganya, dapatkah menggunakan dana desa untuk mengubah perencanaan dan membiayai kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan situasi terakhir desa mereka?

Dalam Permendes PDTT Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020, pada Pasal 8 disebutkan ayat 1d yang menyebutkan: pengadaan, pembangunan, pengembangan serta pemeliharaan sarana dan prasarana lingkungan alam untuk kesiapsiagaan menghadapi bencana, penanganan bencana alam dan pelestarian lingkungan hidup.

Kemendes PDTT berharap, dengan adanya Permendes Nomor 11 TTahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 yang salah satunya terkait kebencanaan bisa diterapkan oleh pemerintah desa.

Dilansir dari detiknews (7/1/2020) Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, mengatakan dana desa bisa digunakan untuk penanggulangan bencana seperti banjir yang kini terjadi di wilayah Jabodetabek.

“Berdasarkan Permendes No 11 Tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 dana desa bisa digunakan untuk pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana lingkungan alam. Yang di dalamnya mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, penanganan bencana alam dan pelestarian lingkungan hidup, ” ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (7/1/2020).

Selanjutnya disebutkan, Budi mempersilakan bagi desa terkait yang terdampak banjir untuk menggunakan dana desa apabila hal tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu warganya dalam penanganan usai bencana banjir ini.

“Jadi silakan digunakan jika warga desa membutuhkannya. Secara prinsip dana desa harus digunakan untuk sebaik-baiknya kepentingan warga. Sudah sangat jelas itu, ” terangnya.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here