Asal usul Kampung Sawang dan sejarah pemerintahan desanya

0
254

SAWANG-SITIMSEL|| Kampung Sawang awalnya meliputi kampung Mala, Biau dan Balirangen. Kampung Sawang berdiri dari tahun 1890. Pada tahun 2000 dilakukan pemekaran bersamaan dengan Kampung Bandil, kemudian disusul tahun 2006 pemekaran dengan Desa Binalu. Sejak 2006 sampai sekarang, Sawang tetap eksis sebagai kampung induk.

Sawang sendiri memiliki arti dalam bahasa daerah yaitu berasal dari kata “sasowang” yang berarti tempat berlabu. Kampung ini telah diperintah oleh 18 Kapitalau sebagai berikut:

  1. Bawonte Jacobus – kepala adat 1890-1895
  2. Martinus Tantu – kepala adat 1895-1901
  3. Paulus Dinding – kapten laut 1901-1915
  4. J. Sambentiro – kapten laut 1915-1919
  5. Kantohe – kapten laut 1919-1921
  6. Albertus Sasolo – kapten laut 1921-1922
  7. J. Sambentiro – kapten laut 1922-1923
  8. Good Helep Sambentiro – kapten laut 1923-1928
  9. Johanis Dinding – kapten laut 1928-1944
  10. Markus Humiang – kapten laut 1944-1959
  11. Dan Mananeke – kapten laut 1959-1963
  12. Erens Maling – kepala kampong 1963-1970
  13. Petrus Agama – kepala kampong 1970-1972
  14. Andris Tamaka – kepala kampong1972-1973
  15. Erens Berkipas – kepala kampong 1973-1979
  16. Josep Kawoka – kepala desa 1979-2000
  17. B. Antameng – kapitalau 2000-2007
  18. John W. Mangonto – kapitalau 2007- sampai sekarang

Dalam masa kepemimpinan kepala desa sekarang, infrastruktur yang dibangun sebagai berikut: kantor kampung, TK, PAUD, drainase, talud penahan ombak, jalan setapak dan jalan produksi. Kampung Sawang sendiri memilki jumlah penduduk 903 jiwa, terdiri dari laki-laki 445 jiwa dan perempuan 648 jiwa.

Masyarakat sawang sendiri bergantung penghasilan dari perkebunan pala dan sebagainya. Letak geografis dari Kampung Sawang, di sebelah utara berbatasan dengan Kampung Binalu, selatan dengan Kampung Bandil, timur laut dan barat berbatasan dengan Kampung Peling.

Penulis: Cendry Horonis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here