Bagaimana Nikali menjadi Kinali, simak legendanya disini

0
239
Kantor Kampung Kinali, Fotografer: Stif Lahengking

KINALI – SIBARUT || Hari ini cuaca kurang bersahabat, namun kaki terus melangkah menelusuri jalan desa untuk mengulas legenda dan sejarah desa yang ada di Kabupaten Sitaro. Arah yang ditujupun masih sama, yaitu desa-desa yang ada di utara Pulau Siau. Jika dilihat dari letak geografinya, maka kampung-kampung yang berada diwilayah ini hampir sama keadaan wilayahnya dalan lain sebagainya. Letak rumah yang tampak dari kejauhan terlihat menyerupai tingkatan mengikuti medan dikaki perbukitan yang terjal dan jurang.

Setelah kurang lebih 14 menit Tim Desa Kompak berjalan menikmati hujan gerimis dan mata memandang sekelilingnya tampak hutan yang lebat menghiasi lereng di kaki Gunung Karangetang dan di sisi kirinya tampak pemandangan laut lepas serta di kejauhan tampak Pulau Para dan Pulau Mahengetang tampak kabur dan kecil.

Sampailah ditempat tujuan yakni di kantor satu kampung Kinali’. Pemberian nama kampung ini bukanlah asal-asalan namun mempunyai latar belakang tertentu. Nama Kampung Kinali diambil dari bahasa daerah setempat (Bahasa Daerah Siau) yaitu “nikali” yang berarti tanah yang digali. Pemberian nama ini sangat berdasar, karena diwaktu lampau masyarakat yang mau mendirikan rumah harus melalui proses penggalian tebing atau bukit disebabkan posisi Kampung Kinali berada pada posisi yang terjal dan jurang.

Akibat proses penggalian ini maka tempat ini diberi nama Kinali. Selain alasan wilayah yang curam, ada juga cerita lain yang berkaitan dengan penamaan kampung Kinali ini.
Dulunya di Kampung Kinali sangat jarang ada masyarakat membangun rumah di sekitar pantai karena daerah pantai banyak disinggahi oleh para perompak dari suku Mindanao dan adakalanya para perompak ini menyerang para penduduk yang ada disekitarnya sehingga hal tersebut menimbulkan keresahan dan penduduk menjauhi wilayah pantai dan memilih bermukim di lereng bukit. Perilaku penduduk ini juga berlanjut sampai kemasa penjajahan Jepang. Warga di Pulau Siau selalu bersembunyi didalam gua, termasuk penduduk di kampung Kinali. Hal ini juga menjadi referensi tentang penamaan Kampung Kinali. yaitu “tanah nikali”.

Jumlah penduduk yang menghuni kampung ini adalah 447 jiwa yang tersebar di tiga dusun atau lindongan . Hampir 98% masyarakat di Kampung Kinali menekuni profesi sebagai petani ladang pala dikarenakan sebagian wilayah dipadati dengan tanaman pala.

Kampung Kinali adalah anak dari Kampung Hiung. Ya, Kampung Kinali adalah hasil pemekaran dari Kampung Hiung dan wilayah pemerintahannya tergabung dalam Kecamatan Siau Barat Utara. Letak wilayah Kampung Kinali berada dikemiringan 40 meter diatas garis pantai untuk batas wilayahnya sebelah utara berbatasan dengan Kampung Hiung, sebelah selatan berbatasan dengan Kampung Mini, sebelah timur berbatasan dengan Kampung Winangun dan sebelah barat berbatasan Laut Sulawesi.

Penulis: Heriwan Kasiahe
Editor: Nia Biringang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here