Bakalaeng: Desa baru yang pesat pembangunannya karena swadaya

Leluhur penduduk Bakalaeng sejak dahulu kala gemar menanam bambu. Bambu dalam bahasa Sangihe disebut "kalaeng". Saking banyaknya tumbuhan bambu/kalaeng di kampung ini sehingga menjadi unik dan membuat warga menyematkan nama kalaeng. Lama kelamaan ketika orang hendak pergi ke tempat ini mereka menyebut dengan menambahkan tambahan kata ba- dan jadilah Bakalaeng.

0
228
Perangkat Desa Bakalaeng Kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe

BAKALAENG-MANGANITU||Hari sabtu memang bukan merupakan hari kerja bagi perangkat desa. Tidak bagi perangkat desa Bakalaeng di Kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe. Seperti biasa kantor desa selalu sibuk dengan pelayanan publik. Masih dalam agenda penelusuran sejarah pemerintahan, saya mewawancarai Sekretaris Desa, Sion Manaheside.

Desa Bakalaeng tergolong desa baru. Merupakan hasil pemekaran dari desa Tawoali. Tawoali sendiri awalnya terdiri dari dusun-dusun bernama: Tawoali, Bakalaeng, Pedine dan Lembawua. Setelah pemekaran terjadi wilayah Desa Bakalaeng meliputi: Bakalaeng dan Pedine” kata Manaheside ketika diwawancarai sabtu, 15/6 lalu.

Desa Bakalaeng menjadi desa definif pada tanggal 27 Juli 2004, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2004 dan Keputusan Bupati Kepulauan Sangihe No. 67 Tahun 2004 tanggal 15 Juni 2004.

Desa Bakalaeng merupakan salah satu DARI 18 desa yANg ada di wilayah Kecamatan Manganitu dengan iklim pada umumnya panas dan penghujan. Karena itu masyarakat Desa Bakalaeng mayoritas bekerja bercocok tanam alias petani. Hal inilah yang membuat daerah Desa Bakalaeng mempunyai banyak tumbuhan bambu yang menjadi asal muasal nama kampung Bakalaeng.

Kantor Desa Bakalaeng

Leluhur penduduk Bakalaeng sejak dahulu kala gemar menanam bambu. Bambu dalam bahasa Sangihe disebut “kalaeng”. Saking banyaknya tumbuhan bambu/kalaeng di kampung ini sehingga menjadi unik dan membuat warga menyematkan nama kalaeng. Lama kelamaan ketika orang hendak pergi ke tempat ini mereka menyebut dengan menambahkan tambahan kata ba- dan jadilah Bakalaeng.

Adapun sejak pemerintahan Kepala Desa (kapitalaung) yang pernah memimpin desa Bakalaeng sebagai berikut:

1. Jan Piet Saul (2003-2007)
2. Jan Piet Saul (2007-2012)
3. Martje Lamedi (2012-2018)
4. Sion Manaheside (Plt sejak November 2018)
5. Tellij Maria Makaudis (Pjs sejak Desember 2018-sekarang)

“Pjs Kapitalaung Tellij M. Makaudis meski hanya pejabat yang dipercayakan namun tetap berjuang demi pembangunan kampung Bakalaeng. Lihatlah megahnya Balai Desa Kampung Bakalaeng; tidak lepas dari peran kerja beliau bersama swadaya masyarakat dan perangkat desa dalam membangun infrastruktur di desa kami” tutup Manaheside.

Dalam amatan kompaq.id meski Desa Bakaleng tergolong sebagai desa yang baru, namun terlihat memiliki pembangunan infrastruktur yang relatif maju berkat swadaya masyarakat.

Penulis: Dendy Abram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here