Bowongkulu Satu berbenah di kepemimpinan Fadli Manossoh

0
254

BOWONGKULU SATU-TABUT|| Desa Bowongkulu 1 adalah Desa yang dikenal dengan kerajinan tangan yang terbuat dari bambu. Kepala Desa, Fadli Manossoh ketika ditemui kompaq, jumat, 21 Juni 2019 pukul 13.00 tadi, mengisahkan “Desa Bowongkulu 1 adalah hasil Pemekaran dari Desa Bowongkulu Induk pada 2008. Meskipun sebagai desa pemekaran namun kami tidak mau ketinggalan dalam membangun desa kami”, kata Opla Fadli.

Sebagai Kepala Desa yang mengemban kepercayaan masyarakat, banyak hal yang dilakukan Kepala Desa beserta Perangkat Desa guna meningkatkan kualitas pembangunan di desa mereka. Adapun pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas dari desa Bowongkulu.

“Tercatat Desa Bowongkulu saat ini memiliki beberapa kelompok usaha kerja diberbagai sektor, seperti kelompok tani berjumlah 4 kelompok, kelompok pengrajin 4 kelompok, kelompok usaha kecil menengah 7 kelompok”, imbuhnya.

Selepas dilantik pada Agustus 2018, Fadli Manossoh selaku Kepala Desa terpilih langsung menjalankan amanat dan tugas dalam membangun desanya. Sehingga penganggaran tahap 2 dan tahap 3 di tahun 2018 berhasil dilaksanakan dengan baik.

Adapun pembangunan fisik yang dilakukan oleh Kades terpilih ialah Pembangunan Jambanisasi bagi masyarakat Desa Bowongkulu 1 yang ditempatkan di 3 Lindongan.

Penganggaran belanja lainnya diperuntukkan bagi pemberdayaan masyarakat kepada Kelompok Tani berupa Pupuk, Bibit Tanaman serta Obat-obatan pembasmi hama.

Kantor Desa masih dalam status pinjaman dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulut

Bagi para pengrajin Bambu disalurkan bantuan berupa peralatan khusus kerajinan tersebut.
Untuk peternakan mendapat bantuan berupa pakan ternak baik itu AD ataupun remah jagung. Untuk para pekerja bangunan mendapat bantuan alat-alat khusus tukang sesuai kebutuhan. Bahkan pemberian modal awal buat 7 usaha kecil menengah guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tak hanya itu rumah-rumah ibadahpun tetap mendapat perhatian serta bantuan dari Pemerintah Desa Bowongkulu 1.

“Dengan bantuan ini kami berharap masyarakat desa kedepannya bisa lebih mandiri, karena suksesnya usaha mereka ini jadi tolak ukur kinerja kami”, kata Kades Fadli dengan penuh harapan.

Meski saat ini Kepala Desa beserta perangkat bekerja dikantor desa yang hanya menggunakan hak pakai dari dinas Kehutanan Provinsi, namun tidak menjadi penghambat bagi mereka utk bekerja.

Sungguh ramah pembawaan kades ini, bantuan-bantuan yang diberikan bagi masyarakat kiranya dijaga, dipelihara dan digunakan dengan baik.

Penulis: Dendy Abram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here