Desa Bukide, bukit pertahanan yang masih terisolir. Ini sekilas kisahnya

0
150
BUKIDE-SIAU TIMUR||Tim Desa Kompak kembali menyusuri jalan yang sunyi dan sulit untuk sampai ke Desa Bukide dan bertemu dengan salah satu tetua kampung yaitu Winster Manope. Beliau mantan Kapitalau Kampung Bukide. Ia bertutur tentang sejarah dan pemerintahan Desa Bukide.
“Asal kata Desa Bukide berasal dari kata buwukidang’ Karena Desa Bukide ini dulunya adalah tempat untuk persiapan berperang melawan perompak Mangindano. Buwukidang ini artinya adalah bentang atau tempat mempersiapkan pasukan. Di desa Bukide ada beberapa nama tempat bersejarah yang mengisahkan perlawanan rakyat menghadapi perompak Mangindano itu. Tempat itu antara lain: Pebawedung yaitu tempat menunggu musuh. Kemudian Tingkawung atau pengaungang, yaitu tempat menyimpan barang. Adapula tempat para petua yang akan melakukan penyembahan di Gunung Karangetang, yaitu tempat peristirahatan yang di sebut Bawuleng Peda” tutur Manope.
Menyangkut sejarah pemerintahan, Desa Bukide mencatat sejak pemerintahan tahun 1913. Pada mulanya desa ini menjadi bagian dari desa Lia. Berikut adalah runutan Kapitalaunya:
1. Titus Ruitan tahun 1913 – 1917
2. Hermanus Doali tahun 1917 – 1929
3. Heskil Geta tahun 1929 – 1931
4. Elis Kakalang tahun 1932 – 1933 (sebagai pejabat sementara)
5. Aronold Sumenda tahun 1933 – 1937
6. Sem Manumpahi tahun 1937 – 1942
7. Yakob Barakati tahun 1942 – 1943 (pejabat sementara)
8. Heskia Manginsihi tahun 1943 – 1944 (pejabat sementara)
9. Yonatan Tumuwe tahun 1944 – 1945 (pejabat sementara)
10. Veliat Kamea tahun 1944 – 1955
11. Gaspar Manope tahun 1955 – 1976
12. Winster Manope tahun 1979 – 2000
13. Pengki Derek tahun 2000 – 2001 (pejabat sementara)
14. E. M. B Tagulihi tahun 2001 – 2011 (menjabat selama dua periode)
15. Mimber Bintang tahun 2012 – 2018, dan
16. Hesli Muloke tahun 2018 menjabat dari tahun 2018 sampai dengan sekarang
Adapun infrastruktur yang dibangun kepala desa sekarang adalah hasil dari lanjutan dari kepala desa definitif, Member Bintang, seperti: jalan setapak,  tanggul dan lain sebagainya.
Desa Bukide berada di sebelah timur Ulu, dan jarak menuju Desa Bukide ini berjarak kurang lebih 17 kilometer dari Ulu. Kondisi umum Desa Bukide secara geografis yaitu di sebelah utara  berbatasan dengan laut, sebelah timur berbatasan dengan Kampung Apelawo, sebelah selatan berbatasan dengan pegunungan, dan sebelah barat berbatasan dengan Kampung Naming. Jumlah penduduk Kampung Desa Bukide sebanyak 904 jiwa. Dengan laki-laki berjumlah 450 jiwa dan perempuan berjumlah 454 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 271 KK. Dengan jumlah penduduk yang sedemikian banyak, masyarakat menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian seperti pala, kelapa, cengkih. Di Desa Bukide terdapat tiga (3) lindongan.
Kepala Desa berharap agar pelaksanaan pembuatan jalan raya aspal segera dilaksanakan, karena transportasi desa ini hanya dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan berjalan kaki. Itupun dengan keadaan jalan yang cukup extrim. Kami juga memohon adanya pembangunan tower, karena hampir tidak ada jaringan telepon di desa ini.
Penulis: Chendry Horonis
Editor: Nia Biringang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here