Dinilai Lamban, Lurah Bitung Tengah & Camat Maesa Disemprot Maurits Mantiri

0
180

Bitung || KOMPAQ.ID – Sistem kerja cepat dan tepat serta akurat yang selalu dilakukan oleh pemerintah kota Bitung menjadi satu hal pokok yang harus di perhatikan oleh setiap perangkat daerah dilingkungan Pemerintah dibawah komando Maurits Mantiri bersama Hengky Honandar.

Dalam rapat pembentukan Tim Hotline Center Covid-19 secara virtual, walikota Bitung Maurits Mantiri menyinggung tentang Pendataan untuk penyaluran bantuan kepada korban kebakaran di kompleks Pasar Tua, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa yang dinilai lamban.

Tentunya Hal tersebut membuat Walikota Bitung, Maurits Mantiri ‘naik pitam’ saat memimpin rapat yang dilakukan secara virtual, pada Jumat (23/07/2021).

“Seandainya diberikan kewenangan hari ini untuk merolling pejabat, yang saya lebih dulu ganti Camat Maesa dan Lurah Bitung Tengah,” tegas Maurits.

Beliau menjelaskan, setelah lebih dari satu bulan bencana kebakaran, tidak ada satu pun data korban yang diterima langsung Kelurahan dan Kecamatan.

“Hingga hari ini korban kebakaran di Pasar Tua belum menerima bantuan tunai dari Pemprov Sulut karena terkendala dengan data. Camat dan Lurah tak serius dalam menjalankan kewenangan,” pungkasnya.

“Kalau ada niat mempermudah masyarakat pelayanan harus ditingkatkan jangan tambah-tambah urusan. Sebagai pemimpin jangan hanya berfikir milenial tapi tindakan kolonial,” tegas MM.

Sementara itu, Camat Maesa, Herny M Posumah saat dikonfirmasi media ini terkait dengan pendataan yang lamban tidak mengelak.

“Keterlambatan pendataan itu karena terkendala ada beberapa masyarakat yang terdampak kebakaran Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) nya tak terbaca di capil,” tutup Posumah.

Advertisement