Ferdy Sondak: Taglinenya “Ko Didi Jo” Mencuri Perhatian Publik Tahuna

0
207

KOMPAQ.ID. TAHUNA. Sabtu, 28/7/2018. Pendulang suara ketiga terbesar di deretan Caleg PDI Perjuangan Kabupaten Sangihe pada Pemilu 2014 yang lalu adalah pria elegan pemilik nama Ferdy Sondak. Pengusaha penghimpun suara yang kala itu kurang diperhitungkan oleh sesama Caleg karena basis dukungannya dianggap bukan lahir dari fanatisme PDIP ternyata memutarbalik logika para politisi moncong putih di Kota Tahuna dan Kecamatan Kendahe. Dewi Fortuna berpihak padanya hingga ia boleh duduk selaku Anggota DPRD Sangihe yang mengganti posisi Meyke Lavarence (pendulang suara terbesar) yang di PAWkan oleh PDI Perjuangan karena disinyalir mendukung pasangan MEGAHAGHO pada Pilkada Sangihe yang lalu.

Kini, Ko Didi demikian ia disapa oleh seluruh jaringan kerja yang hingga kini konsisten berjuang bagi kemenangannya di Pemilu 2019, mengusung pilihan tagline: Ko Didi Jo. Tagline ini dibuat bukan tanpa alasan strategis. Menurut Ferdy, pilihan tagline itu didorong oleh betapa kuatnya keyakinan saya atas upaya membantu suksesi Pilkada Sitaro yang mengusung tagline: Yes Jo, dalam pemenangan Pilkada Sitaro kemarin, kata Ferdy saat dihubungi lewat ponselnya. Bukan sekadar ikut-ikutan, tetapi taktis untuk mempermudah ingatan kolektif warga pendukung saya, tegas bapak dari dua anak ini.

Ketika ditanyai mengenai target kerja pemenangan dirinya, Ko Didi menjawab dengan yakin akan meraih dukungan hingga 2500 suara. Dengan potensi relawan yang bekerja untuk saya, maka raihan 2500 suara sudah dapat dipastikan. Tentu kondisi ini lebih baik dari kinerja Pilcaleg yang lalu yang hanya meraih seribu lebih suara. Tapi dengan duduknya saya di DPRD Sangihe, maka saya optimis akan dapat mendulang simpati masyarakat dan meraih target 2500 suara. Apalagi dengan mengusung tagline “Ko Didi Jo” saya yakin akan lekat di ingatan warga, tutup Ko Didi.

Kontributor: Topsi Aheng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here