Hari ini, Tingkat Aktivitas Gunung Karangetang Level III (Siaga), warga direkom tingkatkan kewaspadaan

Karena itu direkomendasikan agar masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

0
173
Gunung Api Karangetang mengeluarkan asap putih hari ini

SIAU-SITARO||KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang melalui situsnya https://magma.vsi.esdm.go.id/ yang dilaporkan oleh Yudia Prama Tatipang mengatakan dalam Laporan Aktivitas Gunung Api Karangetang yang teramati hari ini selama periode pengamatan 19-07-2019 sejak pukul 06:00 sampai 12:00 WITA; dengan kesimpulan: Tingkat Aktivitas Gunung Karangetang berada pada Level III (Siaga).

Gunung Api dengan ketinggian 1784 mdpl itu nampak terlihat dalam situasi cuaca berawan. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah utara dan barat laut. Suhu udara 26-32 °C, kelembaban udara 0-0%, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Secara visual Gunung terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150 meter di atas puncak kawah. Asap kawah dua, putih tebal, tekanan gas kuat tinggi lebih kurang 200 meter.

Kegempaan terjadi dengan hembusan berjumlah: 3, amplitudo: 10-15 mm, durasi: 20 detik; Vulkanik Dangkal terjadi dengan jumlah: 1, amplitudo: 3 mm, durasi: 5 detik, dan Vulkanik Dalam dengan jumlah: 1, amplitudo: 43 mm, S-P: 1 detik, durasi: 15 detik. Terjadi tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0.25-6 mm (dominan 0.5 mm). Seismogram didominasi oleh nois angin.

Karena itu direkomendasikan agar masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Masyarakat di sekitar G. Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak G. Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here