Negara Akan Menanggung Rp 108,2 Juta/Tahun Bantuan Dana 9 Parpol Di Sangihe

Pada setiap tahun Golkar mendapatkan Rp 27,8 juta, PDIP mendapatkan Rp 22,4 juta, Nasdem mendapatkan Rp 16,7 juta, Gerindra Rp 9,9 juta, Berkarya Rp 9,5 juta, Demokrat Rp 9,04 juta, Perindo Rp 6,4 juta, Hanura Rp 3,2 juta dan PKPI Rp 2,9 juta; sehingga totalnya menjadi Rp 108,2 juta.

0
217
Ilustrasi Bantuan Dana Parpol

KOMPAQ.ID||MANADO| Warga masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe di tiga Daerah Pemilihan (Dapil) akhirnya telah memberikan hak pilih mereka kepada 9 Partai Politik peserta Pemilu dan kepada 25 orang Calon Legislatif (Caleg) menjadi Anggota Legislatif (Aleg) untuk mewakili dan menyuarakan aspirasi mereka di Gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) masa bakti 2019-2024.

Kesembilan Parpol tersebut berturut-turut sesuai peringkat sebagai berikut:

  1. Golkar dengan total perolehan suara 18,659 suara. Golkar menjadi peringkat pertama di Dapil 1 (Tahuna Raya) dan Dapil 3 (Tamako, Tatoareng, Manganitu) sedangkan di Dapil 2 (Tabukan Raya) Golkar menempati posisi ketiga setelah Nasdem dan PDI Perjuangan. Dengan perolehan suara seperti demikian, maka Golkar meraih sebanyak 5 kursi. Jumlah kursi Golkar ini bertambah dari periode sebelumnya yaitu 3 kursi.
  2. PDI Perjuangan seperti halnya Golkar juga meraih sebanyak 5 kursi. Jumlah ini berkurang dibanding dengan periode lalu yang berjumlah 6 kursi. PDIP dipilih oleh 14,982 suara dan menempati posisi kedua di Dapil 2 dan Dapil 3.
  3. Nasdem berhasil merebut peringkat pertama di Dapil 2 (Tabukan Raya). Total perolehan suara dari seluruh Dapil sebanyak 11,188 suara dan berhasil mendudukan 4 orang sebagai Aleg di Parlemen Sangihe. Jumlah ini berkurang dibanding periode lalu.
  4. Gerindra berhasil mengutus 3 Aleg, masing-masing satu orang dari setiap Dapil. Jumlah ini menurun dibanding perolehan kursi pada periode lalu. Gerindra masih dipercaya oleh 6.648 suara warga Sangihe.
  5. Berkarya tidak disangka mampu merebut 3 kursi yang diperoleh masing-masing 1 kursi dari 3 Dapil. Partai baru ini terbukti mampu menggeser peringkat partai rivalnya karena dipercaya oleh 6.632 suara warga Sangihe.
  6. Demokrat juga menggondol 3 kursi dengan perolehan 6.027 suara. Berbeda dengan Berkarya, Partai Demokrat hanya mendulang kursi di Dapil 1 dan Dapil 2.
  7. Perindo merebut 2 kursi, 1 dari Dapil 1 dan 1 dari Dapil 3. Partai baru ini memberi kejutan karena dipercaya oleh 4.287 suara warga Sangihe.
  8. Hanura berhasil merebut 1 kursi dari Dapil 2 dengan total perolehan dukungan 2.153 suara.
  9. PKPI yang merebut 1 kursi dari Dapil 1 dengan total perolehan dukungan 1.983 suara.
Ilustrasi Perolehan Suara Parpol Di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Memperhatikan komposisi perolehan suara dan regulasi yang berlaku saat ini, maka jelaslah bahwa yang akan menjadi pimpinan DPRD Kabupaten Sangihe adalah 1 orang ketua dan 2 orang wakil ketua yang akan diisi oleh Golkar sebagai unsur Ketua dan PDI Perjuangan serta Nasdem dari unsur wakil ketua.

Dari komposisi tersebut di atas, maka rakyat Sangihe telah berkontribusi terhadap penganggaran dari pos APBD untuk membiayai mata anggaran pembinaan kesembilan parpol alias Bantuan Dana Parpol. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2018.

PP Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik tersebut, ditandatangani Presiden Jokowi pada 4 Januari 2018 lalu, dan diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 5 Januari 2018.

Disana disebutkkan dana parpol itu diberikan untuk pendidikan politik bagi anggota partai dan masyarakat. Selain itu, bantuan dana parpol diberikan untuk biaya operasional sekretariat parpol. Besaran Bantuan Dana Parpol ini telah ditentukan sebesar Rp 1,500/suara sah Parpol.

Dengan demikian, maka masyarakat perlu mengetahui berapa besaran Dana Parpol yang diserap dari APBD Sangihe selama masa bakti 2019-2024.

Berikut ini estimasi kompaq: Pada setiap tahun Golkar mendapatkan Rp 27,8 juta, PDIP mendapatkan Rp 22,4 juta, Nasdem mendapatkan Rp 16,7 juta, Gerindra Rp 9,9 juta, Berkarya Rp 9,5 juta, Demokrat Rp 9,04 juta, Perindo Rp 6,4 juta, Hanura Rp 3,2 juta dan PKPI Rp 2,9 juta; sehingga totalnya menjadi Rp 108,2 juta. (Dirno)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here