Internet Di Sangihe Bakal Membaik

0
201

TAHUNA|| Internet menjadi kebutuhan masyarakat dewasa ini. Tidak jarang banyak warga masyarakat mengeluh apabila jaringan internet mengalami lambat loading alias lalod. Persoalan lalod itu mendera semua daerah, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pihak DPRD Kabupaten Sangihe pun menyikapi masalah tersebut dengan melakukan hearing dengan Pihak Telkomsel dan Dinas Infokom Kabupaten Sangihe.

Terpantau melalui akun facebook salah satu pimpinan DPRD Sangihe yang mengabarkan detail hearing dimaksud.

Thungari dalam status facebooknya menerangkan sebagai berikut:

Hearing dengan dinas Kominfo Bersama Komisi 2 yg turut di hadiri oleh PT Catalist (distributor Telkomsel) wilayah sangihe,  Samuel Maneking, Kepala Telkom Sangihe secara vidcon. Juga dihadiri  Pihak PT Telkomsel Sulawesi Utara, Pak Anes dan Pak Libra selaku penanggungjawab wilayah Kepulauan Sangihe) secara vidcon.

Dalam 1 bulan ini masyarakat Sangihe mengeluhkan jaringan telkomsel baik voice dan data yg begitu buruk! Dalam penyampaian pihak terkait alasanya terdapat kendala sebagai berikut: Dari 32 tower yang ada di Sangihe, baru 4 tower yg terintegrasi dengan FO (fiber optik), yaitu:
rumah dinas Bupati, Lenganeng, Manganitu dan Manumpitaeng.

Dalam penyampaiannya pak samuel dari PT Telkom baru mendapatkan anggaran di triwulan ke 4 akhir Tahun 2020 untuk pengintegrasian kabel FO ini. Pihak Telkom berjanji dalam bulan febuari semua tower di tahuna akan tersambung FO dan di luar Tahuna menunggu ijin dari balai jalan provinsi Sulut yang akan dibantu fasilitasi oleh komisi 2 DPRD Sangihe.

Kalau ini semua sudah terintegrasi menurut pihak2 tadi pasti ini akan membaik jaringan.

Ditanya soal isu bandwith yang kurang, pihak telkomsel dan Telkom menjamin bahwa badwith kab sangihe masih cukup sampai 1 tahun depan, yaitu 20 Gb/ second.

DPRD melalui komisi 2 akan terus memfollow up masalah ini bersama dinas teknik agar segera masalah ini cepat terselesaikan. Terima kasih.

 

Advertisement