Kades Utaurano salurkan bantuan Rastra, Begini harapannya

Jika ada warga masyarakat yang butuh bantuan dari desa mari datang ke kantor. Konsultasi bersama mencari solusi jangan nanti dijadikan "sampuhe" seakan-akan pemerintah desa tidak peduli. Kata Kades Henryanto.

0
138

UTAURANO-TABUT|| Pemdes Utaurano Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memberi pelayanan terbaik bagi warganya. Kali ini Selasa, 2/6 terpantau Pemdes sedang melakukan pembagian jatah Rastra (beras sejahtera) kepada sejumlah masyarakat sasaran program.

Sebelum kegiatan, Pemerintah Desa Utaurano melakukan rapat singkat. Dalam Rapat ini, Kepala Desa, Henryanto menegaskan bagi penerima bantuan yang status domisilinya sudah tidak lagi menetap di Desa Utaurano akan dialihkan ke masyarakat yang lain.

Kades bahkan berharap ada kesadaran dari para penerima bantuan yang sudah memiliki taraf hidup layak dan mampu mandiri agar melapor ke Kantor desa supaya bantuan bisa dialihkan ke masyarakat yang benar-benar kurang mampu.

Dan jika ada hal demikian, Kades berharap tetap ada pembicaraan antar penerima dan yg akan menggantikan menerima agar tdk ada kurang hati dan salah paham dikemudian hari. Bukan hanya bantuan Rastra saja namun Kades berharap bantuan-bantuan yang telah diberikan agar difungsikan dengan baik. Agar kedepan bisa dapat bantuan lain lagi. Contonya Polibag yang harusnya untuk tanaman berupa pala, rica, tomat mala dipakai untuk menanam bunga/kembang.

Rapat Perangkat Desa Utaurano dengan warga penerima bantuan Rastra, Selasa 2/7 di Kantor Kampung Utaurano

“Saya lihat banyak bunga jam 9 ditanam di polibag di depan rumah warga” kata Kades.

“Saya bukan melarang menanam bunga. Itu juga bagus untuk keindahan Desa. Namun saya mau agar bantuan yang dikhususkan untuk tanaman tertentu dipakai sesuai peruntukannya” tambah Kades.

Kades mengatakan bahwa Desa Utaurano akan menerima banyak bantuan dari berbagai instansi terkait. Untuk setiap bantuan akan diseleksi peruntukannya agar sesuai dengan kebutuhan tiap masyarakat. Supaya ada pemerataan dalam pembagian bantuan ini.

Bantuan pupuk & bibit tanaman pastinya untuk sektor pertanian. Begitu pula bibit ternak dan pakan ternak untuk sektor peternakan. Dalam waktu dekat ini akan ada Bantuan bibit bawang merah dari Dinas Pertanian bahkan bantuan-bantuan dari Dinas lain sudah ada SK (Surat Keputusan) untuk penyaluran hanya tinggal menunggu waktu eksekusi.

Jika ada warga masyarakat yang butuh bantuan dari desa mari datang ke kantor. Konsultasi bersama mencari solusi jangan nanti dijadikan “sampuhe” seakan-akan pemerintah desa tidak peduli. Kata Kades Henryanto.

Kades Juga bermohon kepada masyarakat untuk saling terbuka, bahu-membahu membangun desa. Jika ada pekerjaan yang dilaksanakan oleh Desa mari kita turun kerjakan bersama. Masyarakat harus peka dengan keadaan. Harus ada respon positif dari warga ke pemerintah desa, agar kinerja kami dapat terukur dan diukur dengan melihat peningkatan taraf hidup masyarakat.

Dalam menjaga kebersamaan di Desa, Kades juga mengharapkan timbulnya kesadaran dari setiap warga masyarakat untuk saling menopang dalam pekerjaan bersama. Karena saat ini sudah ada Bumdes. Kades mengajak masyarakat untuk terus berinovasi bersama membangun desa.

“Bagi warga yang ada keahlian di bidang apa saja, mari tunjukan agar memberi hasil yang bisa dipasarkan melalui Bumdes. Minyak Kelapa dan alat-alat kesenian sudah memiliki harga jual sekarang dan sangat diminati, jadi mari wargaku sekalian kita saling bantu membangun Desa yang kita cintai ini” tutup Kades di akhir rapat.

Kades bersama Sekretaris dan perangkat Desa lainnya langsung melakukan pembagian Rastra (bulog) kepada warga yang kurang mampu. Setiap warga yang sudah menerima bantuan langsung didokumentasikan melalui foto dan bertanda-tangan guna bukti telah tersalurnya bantuan tersebut.

Penulis: Dendy Abram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here