Kapitalau Kampung Kawahang, Visi kami: Mengabdi dan Melayani

0
157
Yulianti Josep, Kapitalau Kampung Kawahang

KAWAHANG-SIBARUT || Kawahang berdiri sebagai desa otonom dilatari dari adanya tuntutan masyarakat untuk memisahkan diri dari kampung induknya, Kiawang. Pergantian kapitalau, tetap saja tidak adil bagi masyarakat yang tinggal di dua dusun ini, yakni dusun tiga, Kawahang dan dusun empat, Niambangeng. Hal tersebut menyulut kemarahan warga. Betapa tidak dua dusun ini selama tergabung dengan pemerintahan induk, kepala desa dinilai kurang memberi perhatian. Hingga akhirnya kedua dusun ini memisahkan diri.

Keputusan memekarkan diri dari Kampung Kiawang itu terjadi pada tahun 1994. Selama kurang lebih satu tahun berjuang untuk pemekaran, selanjutnya lewat surat keputusan Bupati Sangihe, Kampung Kawahang ditetapkan secara otonom pada tahun 1995. Ditunjuklah kepala desa persiapan yaitu Frist Limbe dan masa pemerintahannya dari tahun 1995 sampai dengan thn 2000.

Lalu pada tahun 2000 masyarakat Kampung Kawahang melaksanakan pemilihan kapitalau definitif. Hasil pemilihan itu terpilih R. Dawid yang memerintah dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2005.

Masyarakat kembali melaksanakan pemilihan, R. Dawid ternyata masih melekat dihati masyarakat kampung Kawahang sehingga terpilih kembali untuk kedua kalinya dan menjabat sebagai Kapitalau Kampung Kawahang diperiode kedua dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2011.

Setelah masa jabatannya selesai, masyarakat kembali memilih pemimpinnya dan proses pemilihan itu memenangkan sang srikandi Yulianti Joseph. Si “uto” ini dipercayakan oleh masyarakat Kawahang untuk memimpin selama dua (2) periode dari tahun 2011 sampai dengan 2021 nanti.

Kampung Kawahang secara keseluruhan memiliki jumlah penduduk sebanyak 735 jiwa yang tersebar di tiga lindongan. Kampung Kawahang mengalami dua kali perubahan nomenklatur desa ke kampung. Dan secara geografi Kampung Kawahang adalah salah satu kampung yang tergabung dengan Pemerintahan Kecamatan Siau Barat Utara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Suasana pemeriksaan administrasi keuangan Kampung Kawahang oleh Inspektorat. Fotografer: Stif Lahengking

Batas wilayah sebelah utara berbatasan dengan Kampung Kiawang, sebelah selatan berbatasan dengan Kampung Batu Bulan, sebelah barat berbatasan dengan Gunung Karangetang dan sebelah timur berbatasan dengan Laut Lepas Sulawesi (Kepulauan Sangihe)

Ciri khas dari Kampung Kawahang terdapat jalur transportasi yang extrim dan daerah perbukitan jurang dan tebing serta di lereng kaki gunung api yang selalu aktif yaitu Gunung Karangetang. Jarak ke pusat Pemerintahan Kecamatan kiras-kira 7 km dan jarak ke Pusat Pemerintahan Kabupaten sekitar 10 km.

Kawahang mempunyai luas wilayah kampung sebesar 500 hektar dan berada di atas ketinggian 30 meter dari permukaan laut. Dari luas wilayah terdapat 23,64 hektar sebagai tanah pekarangan dan 300 hektar masih tanah hutan.

Lewat kepemimpinan ‘uto Yulianti Joseph’ proses perkembangan kampung terus ditingkatkan dan dipacu. Sarana prasarana terus dibangun seperti jalan setapak rabat beton yang menghubungkan antar dusun di tiga dusun sudah hampir selesai, meskipun dengan medan yang sulit dan anggaran yang terbatas. Ia juga berhasil membangun rumah ibadah.

Kapitalau Kawahang ini mempunyai visi dan misinya “Mengabdi dan Melayani”. Dalam tugas pemerintahannya banyak memperhatikan kelompok lanjut usia, kaum perempuan serta balita. Masyarakat juga sangat dekat dengannya sehingga tidak heran ia boleh terpilih menjadi kapitalau selama dua periode karena pendekatan serta jiwa yang humanis dan keibuan melekat dalam karakter kepemimpinanya.

Penulis: Heriwan Kasiahe
Editor: Nia Biringang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here