Kiat Bapelitbangda Manado Mendorong Terwujudnya Smart Village Melalui POC dan Bio Gas

Bahan dasar pembuatan POC dan Bio Gas ini ternyata berasal dari hasil fermentasi kotoran hewan di RPH Bailang. Menurut Liny, jumlah hewan ternak di RPH tidak banyak. Namun dapat menghasilkan energi listerik yang cukup untuk digunakan di sekitar lokasi RPH. Kini POC diproduksi puluhan kubik yang ditampung dalam wadah terbuat dari beton berukuran kurang lebih 6 x 6 meter persegi.

0
207

BAILANG|| Sekira pukul 10.00 wita hingga pukul 13.00 siang tadi, Kepala Bapeltibangda Kota Manado, Liny Tambajong bersama rombongan kembali menyalurkan bantuan berupa peralatan teknologi tepat guna yang mampu mengkonversi sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan Bio Gas untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga dan industri kecil.

Dalam wawancaranya dengan kompaq, Tambajong mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan pada akhir tahun 2019.

“Kami sudah datang ke Kelurahan Bailang pada akhir Desember 2019 lalu untuk mendemonstrasikan hasil riset aplikatif yang merupakan kerjasama Bapeltibangda Manado dengan Unsrat dan Unima. Kami berhasil merancang sebuah teknologi untuk skala industri rumah tangga yang mampu mengubah sampah organik menjadi pupuk organik cair dan gas yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan memasak. Bahkan sudah ada teknologi yang lebih canggih dimana dengan bio gas dapat menghasilkan listerik dan kini sedang diuji di Rumah Potong Hewan” katanya.

Bahan dasar pembuatan POC dan Bio Gas ini ternyata berasal dari hasil fermentasi kotoran hewan di RPH Bailang. Menurut Liny, jumlah hewan ternak di RPH tidak banyak. Namun dapat menghasilkan energi listerik yang cukup untuk digunakan di sekitar lokasi RPH. Kini POC diproduksi puluhan kubik yang ditampung dalam wadah terbuat dari beton berukuran kurang lebih 6 x 6 meter persegi.

Setelah membuka acara pertemuan dengan warga Kecamatan Bunaken, Liny berharap sekiranya seluruh lurah dan kepala lingkungan di Kecamatan Bunaken dapat mengusulkan dalam Musrenbang agar diprogramkan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan teknologi ini.

Dirinya menegaskan agar masyarakat tergerak, mengubah persepsi untuk menjadi produktif dengan memanfaatkan sampah didaur ulang menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Sambil menunjuk ke deretan botol berisi POC, Liny memberi pengertian bagaimana mengestimasi nilai ekonomis dengan memberi label pada POC yang dikemas lalu dijual dengan harga yang menguntungkan warga masyarakat.

Setelah menyerahkan 5 unit teknologi pengubah sampah organik menjadi POC dan Bio Gas, Tim Bapelitbang bergerak menuju ke Lingkungan 3 dan Lingkungan 6 Kelurahan Bailang untuk memastikan beroperasinya 2 unit teknologi yang saat ini dilaporkan oleh Kepala Lingkungan sudah bisa menghasilkan api yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Liny juga menyarankan kepada lurah se kecamatan Bunaken agar memprogramkan kegiatan ini pada program pemberdayaan masyarakat dalam mata anggaran Dana Kelurahan. Dengan demikian maka akselerasi pembangunan Kota Manado menuju terwujudnya Kelurahan Cerdas dapat diwujudkan dari Kecamatan Bunaken, ungkapnya.

Reporter: Marsel Field Kaghoo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here