Koramil 1301-07 gelar Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial di Tabukan Utara

0
163

TABUT-SANGIHE|| Koramil 1301-07 bekerja sama dengan Rutan Enemawira dan Pemerintah Kecamatan Tabukan Utara melaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial. Kegiatan ini menghadirkan para Kepala Desa bersama perangkat yang ada di wilayah Kecamatan Tabukan Utara, Camat Tabukan Utara Bpk. Hasyim Samalam, S. Sos dan Kepala Rutan Enemawira bersama pegawai rutan.

Kapten Timon Lalenoh dari satuan Koramil 1301-07/TABUT yang juga merupakan Putra Asli Daerah Sangihe hadir sebagai pemberi materi, menjelaskan besarnya dampak dari era globalisasi sekarang ini pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Beliau menegaskan, Pemerintah Desa harus lebih peka serta berperan penting dalam membangun bangsa dan negara mulai dari generasi muda. Disaat ini banyak terjadi kesenjangan sosial di antara masyarakat karena perkembangan Ilmu dan Teknologi. Hal yang harusnya bisa menopang aktifitas keseharian kita malah jadi pembatas dalam hubungan sosial sesama kita.
Sudah jarang interaksi antar orang tua dan anak ketika semua sudah sibuk dengan Handphone masing-masing dan berakibat pada “tidak terkontrolnya anak dalam mengonsumsi hal-hal negatif di dalamnya”. Banyak kasus anak usia dini sudah kedapatan mempraktekan hal-hal tabu seperti tindakan porno aksi yang mereka lihat langsung dari berbagai media sosial. Kata Lalenoh memberi contoh nyata yang terjadi sekarang ini.

Kapten Timon Lalenoh kembali menerangkan bahwa pemuda-pemudi bangsa ini, sudah mulai kehilangan jati diri mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Rasa cinta tanah air, rela berkorban, sikap saling menghargai dan kerjasama sudah mulai pudar dari diri para generasi muda. Bahkan kecenderungan gaya hidup anak muda sekarang ini berperilaku sesuai budaya barat sehingga munculah moral-moral yang buruk, sikap individualitas tinggi yang bisa berakibat fatal bagi Kesatuan dan Persatuan Bangsa.

“Selain peran dari orang tua, saya mengajak semua Pemerintah Desa yang ada agar dapat memantau sikap dan perilaku generasi muda di Desa kita. Ciptakan kegiatan yg menjadi sarana bagi generasi muda menyalurkan bakat mereka agar dari situ terbina sikap dan perilaku generasi muda yang baik kedepannya” Kata Lalenoh dengan penuh harap akan rasa cintanya pada Generasi Muda Sangihe.

Sebelum mengakhiri pemberian materi Kapten Kelahiran Nusa Tabukan 1 Juli kemarin yang baru saja merayakan ulang tahun, membuka sesi tanya-jawab bagi peserta yang hadir guna tercapainya solusi bersama dalam penanganan masalah ini. Satu persatu mulai bertanya dan langsung ditanggapi dengan baik oleh Beliau. Adapun yg menjadi pertanyaan menarik dari salah satu Kepala Desa yakni terkait cara “menghentikan peredaran miras(minuman keras) di Sangihe bahkan terlebih khusus wilayah Tabukan Utara yang menjadi pusat masuknya minuman keras dari negara tetangga Philipina”. Memang miras menjadi salah satu perusak mental dan moral generasi muda, segala upaya guna menghentikan masalah ini sudah sering Kami lakukan, bahkan Pihak Kepolisian dan Pemerintah Daerah pun turun bersama menangani masalah ini. Namun tetap saja ada oknum-oknum yang nekat terus menjadi penyalur minuman keras”, imbuh sang kapten.

Melalui pertemuan kali ini ditemui titik terang akan peran pemerintah dari strata terendah yakni Pemerintah Desa dalam membangun bangsa dan negara kita tercinta Indonesia yakni membimbing Generasi Muda ke hal positif. Bukan hanya miras dan porno aksi, bahkan peredaran obat-obat terlarang jadi hal yang wajib dipantau dalam lingkup Generasi Muda. Agar kedepannya bangsa dan negara ini bisa lebih baik. Acara diakhiri dengan menyanyika lagu PadaMu Negeri Kami Berbakti.

Penulis: Dendy Abram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here