Lorens Rawung: Golkar, Visi dan Komitmen Bagi Sinergitas Pemerintahan Daerah

0
503

KOMPAQ.ID||ONDONG| “Membangun sinergitas antara legislatif dan esekutif untuk Sitaro semakin hebat. Seperti air yang menyesuaikan bentuknya, kemana ia bergerak dalam alirannya, menyingkirkan batu-batuan yang menghalangi, memuluskan batu-batuan besar, ia tidak pernah berhenti. Dan ia tidak pernah sama. Semakin cepat ia bergerak semakin jernilah ia jadinya”.

Inpirasi inilah yang mendasari perjuangan politik seorang bernama lengkap; Lorens Rawung, selama tiga periode dirinya menjadi anggota legislative di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Kini namanya tercatat kembali dalam lembaran kertas suara pada Pilcaleg 17 April mendatang. Bertarung kembali merebut hati rakyat yang ada di daerah pemilihan dua, meliputi kecamatan Siau Timur Selatan dan Siau Timur.

Lorens Rawung masih duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Sitaro selaku Anggota Komisi Dua. Sebelumnya pernah menduduki jabatan Ketua Komisi Satu. Berbekal pengalaman panjang dalam panggung politik, Lorens banyak berbuat yg terbaik bagi daerah tercinta.

Ia jatuh-bangun bersama Partai Golkar. Disanalah ia menemukan pengalaman terbaiknya sebagai seorang politisi. Saat bersuah dengan kru kompaq di ruang sidang utama di kantor DPRD Kabupaten Sitaro di Bebali, Lorens mengungkapkan; “Partai Golkar adalah partai besar sudah berkarya puluhan tahun bagi bangsa ini. Berdiri selama 45 tahun dan melewati banyak dinamika dalam zamannya. Pernah berkuasa selama 32 tahun” kata Rawung.

Terkait dengan visi politik Golkar Sitaro, Rawung menuturkan bahwa “dengan membangun sinergitas antara esekutif dan legislative, kami selaku anggota dewan berasal dari Partai Golkar mampu mengantarkan perjuangan bersama pemerintah daerah mendapatkan predikat WTP dalam pengelolaan keuangan dan manajemen pemerintahan. Itulah diantaranya komitmen kami bagi kemajuan daerah ini. Dan kami optimis semuanya tercatat jelas dengan tinta emas dalam lembaran dan perjuangan Partai Golkar untuk daearah ini”, urainya kembali.

Kini Lorens sementara memperjuangkan nasib rakyat bersama Anggota Komisi Dua untuk menyelesaikan permasalahan BBM Satu Harga dan berusaha keras untuk menstabilkannya. Agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara adil dan merata , muda diperoleh, terjangkau dan bisa terlepas dari cengkraman para mafia BBM yang terus menyiksa rakyat, imbuhnya.

Saat ditanya mengenai pandangan politiknya tentang keadaan demokrasi saat ini Lorens menjelaskan; “praktek demokrasi saat ini masih prematur, perlu adanya pembinaan yang serius terhadap generasi-generasi sekarang. Mereka justru kurang paham dengan idiologi negara, kurangnya rasa menghormati dan menghargai perjuangan para pahlwan dan pendiri bangsa ini”, tutupnya (Herka).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here