Menikmati Tahuna dari puncak Kampung Pusunge

0
309
Kampung Pusunge Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe

PUSUNGE-TABUT|| Jika di Bogor ada Puncak, maka di Tahuna ada Pusunge. Kampung bernama Pusunge itu berarti Puncak. Kampung Pusunge dimekarkan pada tahun 2002 dari Kampung induknya, Lenganeng. Hasil musyawarah beberapa tokoh masyarakat dan pemuka agama menyepakati untuk memisahkan Kampung Pusunge dengan tujuan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat karena wilayah Kampung Lenganeng yang cukup luas.

Tadius Haribulan dipercayakan pemerintah menjadi pejabat kapitalaung Kampung Pusunge untuk pertama kali. Haribulan memimpin dari tahun 2002 sampai 2006 pada status kampung persiapan.

Pada tahun 2006 kampung persiapan itu menjadi desa definitif berdasarkan pada keputusan Bupati. Setelah melaksanakan proses pemilihan kapitalaung (kepala desa), kembali Tadius Haribulan terpilih menjadi kapitalaung Pusunge dan menjabat pada masa jabatan 2006 sampai 2011.

Setelah selesai masa jabatannya, kembali diadakan pemilihan kapitalaung di tahun 2011. Kali ini Johan Bawele yang terpilih menjadi kapitalaung untuk masa jabatan 2011 sampai 2017. Setelah itu beliau digantikan oleh Jusuf Balirangen selaku pejabat sementara Kapitalaung Pusunge dari tahun 2017 sampai pemilihan kembali kapitalaung selanjutnya di tahun 2018. Jabatan Kapitalaung kembali direbut oleh Tadius Haribulan yang menjabat dari tahun 2018 sampai sekarang.

Kantor Kampung Pusunge Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe

Ketika ditemui di kantornya, selasa 9 Juli 2019 pukul 14:00 wita, beliau dan beberapa perangkat kampung sedang membicarakan persiapan pelaksanaan pengerjaan jalan produksi menuju lahan perkebunan warga yang juga akan menjadi salah satu tempat wisata kedepan.

Kampung Pusunge berada di dataran tinggi Pulau Sangihe di atas ketinggian 550 meter dari permukaan laut. Populasi masyarakat sebanyak 468 jiwa di 146 Kepala Keluarga yang tersebar di dua Lindongan. Kampung Pusunge memiliki luas wilayah 500 Hektare. Penghasilah utama masyarakat diperoleh dari hasil perkebunan/pertanian, sebab 90% masyarakat setempat adalah petani, 5% persen pandai besi dan sisanya adalah pekerja serabutan. Saat ini Kapitalaung Tadius Haribulan bersama masyarakat baru selesai melaksanakan pekerjaan pembangunan gedung PAUD.

Kampung yang sejuk ini kini sedang berbenah menuju kampung wisata. Berada di Pusunge, anda seperti sedang berada dalam ruangan ber AC. Disana sudah tersedia beberapa spot yang menjadi lokasi wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk menikmati panorama kota Tahuna dari ketinggian.

Penulis: Vick Dareho

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here