Oknum Pejabat Kades di Kabupaten Konawe tersangkut Ijazah Aspal di SMK Nusantara Bitung

0
161

BITUNG||Minggu (22/12/2019). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusantara Bitung diduga melakukan praktik jual beli ijazah Aspal alias ijazah asli tapi palsu.

Hal tersebut diungkapkan salah satu aktivis Pemuda Kota Bitung, Novri Topit.

Menurut Novri, dari hasil penelusuran, ada ijazah lulusan tahun 2002 di SMK Nusantara Bitung atas nama Musran dengan nomor induk 367 diduga dipalsukan.

“Ada beberapa kejanggalan dengan ijazah tersebut. Pertama ada ketidaksamaan NIP Kepsek atas nama, Sammy H Mandagi yang tertera di Ijazah dan transkrip nilai,” beber Novri.

Selain itu, kata Novri, kode wilayah dalam ijazah tersebut tidak sesuai dengan kode wilayah Sulawesi Utara.

“Kode wilayah ijazah gunakan angka 16 yaitu Kalimantan. Sementara Wilayah Sulawesi Utara gunakan angka 17,” Pungkasnya.

Dia juga menambahkan, tak menutup kemungkinan sebelumnya ada mafia pendidikan di Bitung.

“Penegak hukum dan Dinas terkait harusnya membongkar sindikat ini karena merupakan kejahatan terstruktur,” pungkasnya.

Sementara itu ketika diminta konfirmasi beberapa kali kepada Kepala Sekolah SMK Nusantara Bitung, Sammy H Mandagi belum berhasil hingga berita ini dipublis.

Begitu pula upaya yang sudah dilakukan Apandi dari Aktivis Gema Gong Pancasila Sultra lewat komunikasi via telepon dan WA Kepada Kepala Sekolah SMK Nusantara Bitung keterangan yang ada hanya argumentasi yang didapat tanpa bukti data yang jelas. Katanya “Anak ini memang ada dan sangat rajin tetapi berkasnya sudah hilang”.

Diketahui, pemilik ijasah atas nama Musrin merupakan Pejabat Kepala Desa dua priode di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here