Opa Muda di Perum Kawangkoan Baru Minut, Cabuli 2 teman cucunya

0
5093
Gambar Ilustrasi Cabul
Gambar Ilustrasi Cabul

MINUT|| Kasus pencabulan terjadi lagi. Kali ini di wilayah hukum Polres Minahasa Utara, tepatnya di Perum Kawangkoan Baru. Korban dua orang anak perempuan berusia 6 tahun yang masih duduk di Sekolah Dasar. Korban berinisial SM dan CM. Menurut keterangan dari orangtua korban, diduga pelaku adalah tetangga korban sendiri. Diduga pelaku sering menjemput anak-anak yang jadi korban tersebut. Setali tiga uang, cucu dari diduga pelaku adalah teman bermain para korban tersebut.

Pihak keluarga korban selama ini tidak mencurigai tindakan pelaku dikarenakan diduga pelaku tersebut selain orang yang disegani, dia punya jabatan penting di gereja.

Oleh pihak keluarga korban, diduga pelaku sudah dilaporkan di Polres Minut pada tanggal 24 Desember 2019. Laporan tersebut telah di-Berita Acarakan oleh Bripka Andi Muh Kaswan.

Menurut orangtua/wali Korban (EHT) kasusnya sudah dalam tahap proses mengambilan keterangan dari beberapa saksi oleh Polres Minut. Dan untuk keterangan dari kedua korban dan  visum sudah dilaksanakan dari tanggal 24-25 Desember 2019.

“Kejadiannya terjadi sekitar akhir November 2019 lalu. Anak-anak yang jadi korban tersebut sering dijemput oleh korban di rumah mereka dengan alasan cucunya menangis kalau dua korban tersebut tidak dijemput untuk mereka bermain bersama. Hal ini hampir sering dilakukan oleh pelaku untuk menjemput kedua korban tersebut dan tanpa dicurigai oleh orangtua korban. Sehingga dengan leluasa dan mudanya kedua korban tersebut dibawa oleh pelaku ke rumahnya”, tutur EHT kepada kompaq.

Menurut keterangan dari kedua anak yang jadi korban tersebut bukan hanya di dalam rumah dia melakukan aksi bejatnya ada juga tempat bermain di kawasan jalan Tol wilayah tersebut dengan alasan mereka berdua diajak jalan-jalan bersama cucu lelakinya yang seumuran dengan kedua korban. Dan dari keterangan kedua korban juga diperoleh informasi bahwa pada saat melakukan tindakan kejahatanya, diduga pelaku melakukan dengan cara memasukan jari-jarinyanya ke organ vital kedua anak yang jadi korban tersebut. Sehingga hal ini menyebakan kesakitan yang luar biasa dan sakit demam bersamaan bagi kedua korban tersebut.

Menurut orangtua korban pada saat anak mereka sakit dan demam anak-anak ini mengeluh bagian selangkangannya sakit. Namun pihak orangtua korban tidak menyadari kalau mereka sudah mengalami pelecehan sexsual.

Dari pihak orangtua korban berharap, “pelaku bejat tersebut harus ditindak dengan tegas sesuai dengan perbuatannya karena sudah merusak masa depan anak kami” harap EHT.

Sampai berita ini diturunkan, reporter kompaq masih dalam usaha menghubungi Polres Minut untuk memastikan kelanjutan kasus ini.

Reporter: Etry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here