Ostafien Kantohe: Melayani Itu OK!

0
170

KOMPAQ.ID. SIAU. Jumat, 27/7/2018. Ostafien Kantohe lahir di Paniki, Kecamatan Siau Barat pada 13 Agustus 1991. Jebolan Universitas Manado (UNIMA) yang bergelar Sarjana Pendidikan ini setelah menamatkan Strata Satunya, ia mengabdi di almamaternya, SMA Negeri Ondong Siau sebagai guru bantu.  Selama masa kuliah, dirinya aktif dalam mengurus organisasi kemahasiswaan Aliansi Kekeluargaan Mahasiswa (AKM) Sitaro. Organisasi yang terkenal dalam pelayanan kerohanian sebagai landasan pembentukan karakter mahasiswa yang berasal dari negerinya Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.

Setelah menyelesaikan perkuliahan, ia kembali ke kampung halamannya untuk mengaplikasikan bidang ilmunya di sekolah yang dicintainya. Sekian lama menjadi guru dan melatih anak-anak didiknya menjadi generasi milenial yang memiliki karakter sebagaimana agenda besar Revolusi Mental. Revolusi Mental yang dimaksudnya harus dibentuk dari akar budaya bangsa dan ditopang oleh nilai-nilai luhur agama. Dengan akar budaya dan nilai-nilai agama, ditunjang pula oleh tekad yang kuat untuk menggali dan melestarikan budaya daerah, OK demikian kawan-kawannya menyebut inisial Ostafien, berhasil menggalang remaja dan pemuda di lingkungannya untuk menggeluti beberapa komunitas teater di Kabupaten Sitaro.

Tidak hanya itu, OK menjadi salah satu Sangiang Kabupaten Sitaro yang berbakat menjadi Duta Pariwisata Kabupaten 47 Pulau. Kini OK sedang menggiatkan pelayanannya bagi daerah dengan kegiatan promosi potensi pariwisata. Ia mengajak agar seluruh pemuda pemudi di Sitaro dapat mengajak para wisatawan untuk melakukan pelayanan maksimal guna mempromosikan destinasi-destinasi unggulan yang ada di daerah, sehingga wisatawan dari seluruh penjuru dunia ramai-ramai mendatangi Sitaro dan implikasinya adalah terjadi pertumbuhan ekonomi bagi daerah.

OK kini merambahkan pengabdiannya melalui dunia politik. Ia menjadi salah satu Bakal Calon Legislatif yang diusung oleh Partai Nasdem Sitaro dari Daerah Pemilihan Siau Barat. Namanya di posisi nomor urut 6.  Sangiang yang mendirikan Sanggar Tumpalra itu mengusung visi politiknya: Melayani dan Memaksimalkan Sektor Pariwisata. Sektor ini dinilainya merupakan sektor unggulan yang belum dapat dimaksimalkan oleh Pemerintah Daerah. Sehingga diperlukan legislator muda yang memiliki pandangan jauh kedepan untuk menggerakkan dan memaksimalkan anggaran yang memadai bagi pembangunan dunia kepariwisataan. Juga diperlukan konsep-konsep yang brilliant bagi terbentuknya struktur regulasi yang kuat untuk membentuk tatanan nilai yang holistic di kehidupan masyarakat Sitaro. Terlepas dari semua itu, tanpa tekad melayani, semua konsep dan tindakan kita hanya akan berakhir pada kemelut. Sehingga diperlukan tekad yang kuat untuk melayani masyarakat. Itu sebabnya, saya menggunakan tagline politik: Melayani itu OK!, tutur OK.

Penulis: Marsel Field 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here