Pemerintah Desa Bengketang seriusi penanganan masalah sampah

0
190
Kapitalau Kampung Bengketang, Desmon Lesawengen sedang bekerja bakti dengan warganya untuk membangun Tempat Pembuangan Sampah

BENGKETANG-TABUT|| Desmon Lesawengen, Kepala Desa Bengketang mengatakan, desa yang dipimpinnya merupakan salah satu desa sentral yang berada di Kecamatan Tabukan Utara. Benar, dalam amatan Kompak.ID desa ini menjadi pusat pemerintahan tingkat Kecamatan, lantaran Kantor Camat Tabukan Utara (Tabut), Kantor Polisi Sektor Tabut, Koramil 1301-07/Tabut, Rutan Enewira bahkan Kantor GMIST resort Tabut berlokasi disini.

Aktivitas masyarakat di desa ini tergolong padat. Bengketang menghasilkan limbah rumah tangga berupa sampah-sampah yang cukup tinggi dan menjadi pokok permasalahan yang cukup “urgent” diselesaikan oleh warga dan pemerintah Desa Bengketang.

Hal ini mendorong Desmon Lesawengen selaku Kepala Desa Bengketang berupaya mengatasi masalah yang cukup ruwet ini dengan membangun pusat pembuangan sampah bagi masyarakat di desanya.

Adapun pekerjaan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat akan kinerja beliau sebagai pemimpin Desa Bengketang. Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah dianggarkan pada dana desa tahun 2019 ditahap 2. Meski nyatanya anggaran tahap 2 tahun 2019 nanti akan dicairkan minggu depan. Tapi Kepala Desa sudah memulai pekerjaan ini karena keadaan permasalahan sampah cukup luas.

Bahkan beberapa waktu lalu banyak warga membuang sampah di wilayah perbatasan Enemawira-Petta dan berimbas ke laut.

“Kami bekerja sama dengan pihak penyedia jasa untuk pekerjaan ini agar cepat selesai dan dapat digunakan. Semakin mengulur waktu, sampah semakin bertambah” kata Kades Desmon

“Soal biaya, pihak penyedia jasa tidak mempermasalahkan hal itu karena anggaran sudah ada tertata pada Dana Desa Tahun 2019 tahap 2 yang akan segera dicairkan minggu depan” katanya.

Semua dapat terlaksana karena hubungan kepercayaan mereka dengan Pemerintah Desa Bengketang, imbuh Desmon.

Masalah sampah dimana-mana memang cukup membuat pemerintah kewalahan menanganiya. Setiap desa wajib memperhatikan hal ini. Masih banyak masyarakat desa punya kebiasaan membuang sampah ke sungai dan laut. Hal ini tentunya jadi perhatian semua pihak guna masa depan ekosistem di sekitar kita.

“Desa Bengketang sudah mulai berbenah, baiknya jika desa lainnya mulai membuat tempat pembuangan sampah di tiap desa masing-masing agar tercipta keadaan yang bersih, nyaman dan asri” harap Desmon.

Penulis: Dendy Abram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here