Pemerintahan Desa Biau dari waktu ke waktu

0
114
Royen Sahibondang Kapitalau Kampung Biau

BIAU – SITIMSEL || Kapitalau pertama yang ditunjuk oleh Raja Bogar untuk menjadi pemimpin di Kampung Biau ialah Nikodemus Lawah yang berasal dari Desa Sawang. Beliau memimpin dari tahun 1913-1918. Di masa kepemimpinannyalah Gedung Gereja Biau mulai dibangun.

Setelah 5 tahun memimpin, Nikodemus minta berhenti dari jabatannya dan ada 2 calon Kapitalau yang diajukan kepada sang raja, yakni: Pilemon Kasusi dan Paulus Anggoman. Pilihan pertama jatuh kepada Pilemon Kasusi. Namun karena beliau adalah seorang guru, maka Raja Bogar menyarankan tugas Kapitalau diberikan saja kepada Paulus Anggoman. Karena tugas seorang guru tidak dapat digantikan oleh orang lain.

Pilemon Kasusi menerima saran ini dengan baik. Di masa kepemimpinan Paulus berhasil diselesaikan pembangunan gedung gereja dan mendirikan bangunan kantor desa. Ia memerintah dari tahun 1918-1930.

Pada bulan Oktober 1930 Paulus Anggoman juga minta berhenti dari kedudukannya sebagai Kapitalau dan untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan maka Raja Siau mengamanatkan Johanis Dinding menjadi wakil kapitalau Biau selama 2 bulan, yaitu selang Bulan November-Desember 1930.

Bulan Januari 1931 Raja menunjuk Hendrik Anggoman yaitu putra dari kapten laut sebelumnya Paulus Anggoman menjadi kapten laut/Kepala Desa Biau. Ia memerintah kurang lebih setahun (Januari – Desember 1931) lalu Raja kembali mengangkat Johanis Dinding menggantikan Hendrik. Johanis kembali memerintah dari Januari 1932 – Agustus 1932 dan digantikan oleh Petrus Dumendehe yang menjabat dari tahun 1932 – tahun 1939.

Pada tahun 1940 Junus Kuemba diangkat oleh Raja Parengkuan menjadi kapten laut Biau. Kuemba memerintah dari tahun 1940 – tahun 1943 dan digantikan oleh Kaleb Kuemba yang memerintah sampai tahun 1945. Pada saat itu Kaleb Kuemba adalah kapten laut/kepala desa termuda diseantero Kerajaan Siau.

Pada tahun 1946 diadakan pemilihan kepala desa dan dimenangkan oleh Petrus Dumendehe. dan pada tahun 1957 dengan sponsor dari Wilem Kasehung, didirikanlah gedung sekolah dasar yang sekarang ini menjadi Sekolah Dasar GMIST Pniel Biau.

Maret 1961 Esra Mangantara ditunjuk oleh Camat Towoliu menjadi kepala desa menggantikan Petrus Dumendehe karena sudah tua atau berusia lanjut. Di masa pemerintahannya Mangantara mendirikan sebuah gedung/balai pengobatan Biau yang sekarang dikenal dengan Puskesmas Pembantu. ia menjabat sampai tahun 1966 dan digantikan Zet Sumenda yang menjabat dari tahun 1966 – tahun 1970. Mulai dari tanggal 1 April 1969 dilakukan rehabilitas gedung SDN YPK Biau dari 6 ruangan menjadi 8 ruangan.

Pada tahun 1970 atas musyawarah bersama tokoh masyarakat Biau dengan pimpinan wilayah Kecamatan Siau Timur ditunjuklah Martinus Tantu untuk menjabat sebagai kapitalau dengan masa jabatan dari tahun 1970 sampai tahun 1972.

Kornelius Misa diangkat menjadi kapitalau Biau menggantikan Martinus Tantu berdasarkan hasil musyawarah tua-tua kampung bersama dengan kepala wilayah Kecamatan Siau Timur, J. Tuwoliu serta penghubung BKDH Siau Tagulandang R. A. T. Dauhan. Misa menjabat dari tahun 1972 – tahun 1974 lalu digantikan oleh Firevins Anggoman. Ia memerintah dari tahun 1974 – tahun 1977 dan di masa pemerintahannya dibangun gedung sekolah Taman Kanak-kanak (TK).

Kemudian ditahun 1977 Camat Winsulangi Salindeho menunjuk Bernad Sion menjadi kapitalau sementara hingga dilaksanakan pemilihan dan Sion kembali menjabat sebagai kapitalau definitif dari tahun 1978 sampai tahun 1999. Dimasa kepemimpinan Bernad Sion dilaksanakan pembangunan gedung gereja Biau yang baru serta di tanggal 15 Februari 1978 dilakukan pengguntingan pita TK Biau oleh Camat Biau, Winsulangi Salindeho dan pembantu Bupati KDH Sangihe dan Talaud wilayah Siau Tagulandang, Drs. H. R. Baganu lalu pada tanggal 27 Desember 1979 kembali dilakukan pengguntingan pita sekaligus penthabisan gedung gereja Pniel Biau yang baru yang dilakukan oleh Kepala Daerah Kepulauan Sangihe dan Talaud, Hadi Soetrisno.

Kemudian Benard Sion digantikan oleh Wilson Tumei yang terpilih menjadi kapitalau dari 3 calon yakni Jefferson Sabaru, Masdiek N. Bidara serta Tumei sendiri. Wilson Tumei menjabat dari tahun 1999 – 2007 dan digantikan oleh kapitalau terpilih Manyes Kuemba yang menjabat selang tahun 2007 – tahun 2009.

Dimasa jabatannya Kuemba melakukan perbaikan sarana prasarana seperti, selokan dan pengadaan sarana penunjang di kantor Desa Biau (pengadaan meja dan kursi). Namun ditengah pengabdiannya pada masyarakat Biau, Manyes Kuemba dipanggil Tuhan. Untuk mengisi kekosongan jabatan kapitalau maka ditunjuklah Masdiek Bidara sebagai pelaksana tugas kapitalau kampung Biau ia menjabat hanya selang tahun 2009 saja.

Royen Sahibondang menjadi kapitalau Biau selanjutnya yang menjabat dari tahun 2009 – tahun 2015 dan digantikan oleh Fidel C. J. Bukide SH, M.Si sebagai pejabat semntara ditahun 2016 lalu Royen Sahibondang kembali menjabat dari tahun 2017 sampai sekarang.

Penulis: Cendry Horonis
Editor: Nia Biringang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here