Penambang pasir di Pantai Kalekube berkontribusi ke Pendapatan Asli Desa

0
125

KALEKUBE-TABUKAN UTARA || Desa Kalekube merupakan salah satu desa dari 24 desa yang ada di Kecamatan Tabukan Utara. Desa ‘Pelepah Pinang’ yang sekarang ini dipimpinan Jefri Lambaiang memiliki pendapatan asli desa.

Pada Selasa, 16/07/2019 Lambaiang bersama dengan wartawan Kompaq.id meninjau lokasi pertambangan kategori galian C yang menjadi sumber atas pendapatan asli desa dan Mochtar Manoppo dipercayakan sebagai Koordinator Lapangan dari lokasi penambangan ini.

Ketika ditemui kompaq.id Mochtar mengatakan bahwa setiap satu kali angkutan, truk yang membeli hasil tambang dari masyarakat mereka dikenai biaya sewa jalan guna disetor ke desa sebesar Rp. 2.000,- .

“Hasil tambang disini berupa pasir dan batu. Harga untuk kedua hasil ini dihitung per kubik. Untuk pasir dihargai Rp. 50.000/kubik dan Batu Rp. 100.000/kubik. Biaya itu dibayarkan langsung dari pembeli ke para pekerja itu sendiri.

Kami selaku Koordinator hanya mengawasi setoran biaya masuk ke lokasi/sewa jalan sebutan kami”, kata Mochtar.

“Untuk penggunaannya, hasil pendapatan ini kami kembalikan ke masyarakat lagi dalam bentuk sarana pendukung aktivitas mereka. Salah satunya ialah MCK” Kata Kades Jefri ketika ditanyai penggunaan hasil dari pendapatan ini.

“Dari segi cuaca, jika saat lautan sedang buruk dan disertai hujan. Tentu kami tidak bisa bekerja”. Kata seorang penambang ketika ditanyakan kendala dalam pekerjaan.

“Dari jumlah pembeli material/hasil tambang juga berkurang karena minimnya proyek pekerjaan pembangunan di daerah dan itu berpengaruh pada pendapatan para penambang. Terkadang kami harus kembali berkebun jika hasil dari pekerjaan ini tidak mampu menghidupi” tutur penambang lainnya yang enggan menyebutkan namanya.

Jefri Lambaiang selaku Kepala Desa Kalekube saat ini sedang berjuang demi kesejahteraan masyarakat di desanya. Terlebih bagi para penambang, karena beliau bertutur bahwa dirinya sebelum menjadi Kepala Desa juga merupakan bagian dari pekerja tambang itu sendiri. Jadi ia paham betul akan suka-duka yang dialami para penambang.

Tidak hanya lokasi tambang saja yang dikunjungi, Kades Jefri juga mengajak kompaq.id meninjau lokasi wisata di pinggiran pantai yang akan dikembangkan kedepannya. Namun sebagai langkah awal, Kades bersama masyarakat membersihkan area tersebut untuk digunakan sebagai lapangan sepakbola karena akan ada pertandingan tim sepakbola antar kecamatan.

Penulis: Dendy Abram
Editor: Nia Biringang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here