Perombakan Kabinet FDW PYR, Lumowa Tegaskan Partai Tidak Turut Campur

0
319

Minsel || KOMPAQ.ID – Rolling jabatan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), semakin hangat dibicarakan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebab, Bulan Agustus 2021 ini, masa pemerintahan Bupati Minsel Franky Donny Wongkar (FDW) dan wakilnya Petra Yani Rembang (PYR), memasuki 6 bulan.

Itu berarti, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Minsel, yang akrab disebut FDW-PYR sudah bisa melaksanakan rolling jabatan pejabat eselon II hingga jabatan Kepala Kecamatan (Camat).

Informasi diperoleh, rolling jabatan akan digelar sesudah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Beberapa isu yang beredar bahwa akan ada andil besar di kubuh partai berlambang banteng dibelakang keputusan FDW-PYR, Stefanus Lumowa selaku Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP kabupaten Minahasa Selatan menepis isu tersebut (24/08/2021).

“Selaku pimpinan DPC PDIP Minahasa Selatan sekaligus pengusung FDW-PYR, saya hanya menyerahkan semuanya kepada Bupati dan Wakil Bupati. Apapun kebijakan yang sudah diatur akan didukung sepenuhnya,” ucap Lumowa.

Lumowa yang juga sebagai wakil ketua DPRD kabupaten Minahasa Selatan menegaskan,

” Terkait Rolling pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Minahasa Selatan, saya sebagai Ketua DPC akan melaksanakan rapat koordinasi internal partai terhadap kader partai dan Fraksi anggota dewan, dalam rapat hari ini akan saya tegaskan kepada seluruh kader partai dari tingkat kabupaten sampai ke desa agar tidak masuk ataupun mencoba coba mengintervensi soal rolling jabatan terhadap keputusan Bupati dan Wakil Bupati, dalam hal ini internal partai tidak bisa turut campur, karena itu adalah hak preogratif dari Bupati terpilih.” tutupnya juga.

Advertisement