PPKM Diberlakukan, SMPN 2 Tareran Tetap Fokus Pembelajaran Daring

0
447

Minsel || KOMPAQ.ID – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro bukan juga hanya pada daerah perkampungan, tapi juga pada sektor pendidikan.

SMPN 2 Tareran yang berlokasi di desa Wuwuk Barat, pada masa pademi Covid19, terus berupaya meningkatkan kualitas sistem pembelajaran baik itu daring maupun luring. Bukan tanpa kendala, pelaksanaan pembelajaran pada sekolah memiliki masalah pada siswa yaitu jaringan internet yang tidak tersedia di daerah tempat tinggal.

Menurut keterangan Kepala Sekolah SMPN 2 Tareran, Nona Marlen Rompas S.Pd ditemui kemarin (24/02/2021) beliau menjelaskan para guru ketika mendapati siswa tidak aktif daring, langsung luring dengan kunjungan ke rumah.

” Guru di tempat kami ini tetap melaksanakan sistem pembelajaran daring mengikuti himbauan pemerintah kabupaten Minahasa Selatan melalui dinas pendidikan dan kami juga dilengkapi fasilitas pencegahan penyebaran covid19″, ungkapnya.

Kepsek juga menambahkan dari sekian banyak siswa masih ada beberapa yang tidak aktif mengikuti pembelajaran daring.

” Memang siswa disini ada beberapa yang tidak bisa ikuti materi, dan setelah kami cek langsung dirumahnya ternyata jaringan internet tidak ada sama sekali, sehingga mereka harus mencari tempat pegunungan agar bisa mengikuti pembelajaran “, jelas beliau.

Tidak lupa mewakili guru dan pegawai SMPN 2 TARERAN, Nona Marlen Rompas S.Pd menyampaikan banyak selamat kepada Gubernur serta Wakil Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandow yang sudah dilantik langsung presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Serta selamat kepada Bapak Franky Donny Wongkar SH dan Pdt Petra Yani Rembang MTh sebagai pimpinan kabupaten Minahasa Selatan, menuai harapan terbesar agar bidang pendidikan Minsel bisa menjadi lebih hebat kedepannya.

Sebagai penutup tidak lupa diingatkan kembali oleh beliau untuk seluruh siswa tetap jaga kesehatan, dan ingat dengan anjuran pemerintah mengenai Protokol Kesehatan 5M.

Advertisement