Presiden Jokowi & Jalan Roda

Jokowi dan Jalan Roda, keduanya adalah simbol kesederhanaan sekaligus simbol kerakyatan. Kedua makna itu melekat pada kepribadian seorang presiden bernama Joko Widodo.

0
189

KOMPAQ.ID||MANADO| Kedatangan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Kota Manado disambut meriah oleh warga Kota Tinutuan. Dalam perjalanan dari bandara, Presiden RI ketujuh itu terus disambut dengan yel-yel “Jokowi, Jokowi, Jokowi” oleh warga yang sudah berjejer bertumpuk-tumpuk di sepanjang jalan. Jokowi sempat turun dari mobilnya untuk berjabat tangan dengan warga Manado. Kesempatan itu digunakan warga untuk berswafoto dengan Mr Presiden. Menurut banyak pihak, kurang lebih 9 kali presiden berhenti melakukan hal itu.

Di Kota Manado, terdapat sebuah icon yang dikenal sekaligus dimaknai sebagai sebuah wadah dimana masyarakat Kota dari berbagai penjuru berkumpul dan menyalurkan aspirasi mereka melalui diskusi-diskusi ringan. Tempat itu bernama Jalan Roda. Semua orang yang datang ke Manado, tanpa berkunjung ke tempat yang sederhana ini, dianggap belum menyerap Manado secara utuh.

Jalan Roda adalah simbol dari institusi aspirasi rakyat. Nyaris menjadi institusi bagi warga Manado dan Sulut pada umumnya. Jika DPR/D sebagai institusi negara, maka Jarod adalah institusi swadaya rakyat Sulut, kata Marsel, warga Tuminting.

Sementara itu kedatangan Jokowi ke tempat ini dinilai sebagai sebuah tindakan yang sejalan dengan konsep kerakyatan yang diusungnya. Pria sederhana itu datang di tempat sederhana. Ia menyimak aspirasi masyarakat di tempat yang tepat. Jokowi ialah Presiden pertama yang menginjakan kakinya di Jarod. Segenap rakyat Sulut pasti mencintainya, imbuh Marsel. (Iman).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here