Ustadz Ali: Memiliki Posisi Strategis, Ruas Jalan Magangan – Sidomakmur – Singorojo perlu diperbaiki

922

KENDAL — Sidomakmur, desa termuda di kabupaten Kendal pemekaran dari desa Kedungsuren (2010) yang terletak di tengah hutan Kaliwungu Selatan itu terdiri dari empat dusun; Plalangan, Pongangan, Wonorejo dan Sirowo. Di seberang sungai terdapat desa Jerukgiling yang terletak tidak jauh dari kawasan hutan lindung Pagerwunung.

Sidomakmur dan desa-desa di sekitarnya memiliki banyak potensi ekonomi rakyat yang bisa dikembangkan.

Desa Sidomakmur berada pada titik persimpangan jalan kabupaten dari dan ke tiga kawasan strategis; ke arah barat laut menuju pintu tol Pegandon, ke utara menuju kota Kaliwungu dan ke selatan terhubung dengan Singorojo. Tiga penjuru arah tersebut terhubung dengan jalan provinsi.

Ruas jalan kabupaten di desa ini yang sudah beraspal hanya sebagian kecil. “Kabarnya dulu mau dibeton, tapi kok realisasinya diaspal, itupun hanya sebagian” ujar Rohadi salah satu warga setempat. “Yang menuju Magangan dan Singorojo rusak parah, sudah lama tidak pernah diperbaiki” tambahnya.

Mendapati keadan itu, di sela kunjungan ke Sidomakmur menemuai pelaku UMKM, Senin (13/7), ustadz Ali menilai, “desa Sidomakmur ini posisinya sangat strategis, karena berada di jalur tengah jalan kabupaten menuju kota Kendal dari arah Singorojo, dan sebaliknya”. Potensi ekonomi dapat tumbuh di sepanjang ruas jalan ini.

“Sangat disayangkan, ruas jalan cukup rusak. Padahal bisa menjadi jalur alternatif dari arah Singorojo yang juga terhubung dengan pintu tol Pegandon, melewati Sidomakmur dan Magangan ” terangnya. Menurutnya, ruas jalan ini harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk diperbaiki.

“Dengan infrastruktur jalan yang baik, potensi ekonomi yang dimililki desa-desa di sekitarnya akan dapat berkembang”, tegas ustadz Ali yang merupakan calon bupati Kendal dari PKB. (SA)

***



TINGGALKAN KOMENTAR