Antisipasi Cuaca Ekstrim, Kerja Cepat Pemdes Lansot Tumbangkan Pohon Umur 180 Tahun

239

Minsel || KOMPAQ.ID – Untuk kepentingan masyarakat setempat pemerintah desa Lansot kecamatan Tareran kabupaten Minahasa Selatan berupaya bersama masyarakat setempat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada cuaca saat ini apapun hal positif bisa dilakukan.

Terpantau pada hari ini pemdes setempat berkoordinasi dengan masyarakat desa Lansot melakukan proses penebangan pohon yang sudah di anggap berbahaya pada saat cuaca ekstrim.

Dipimpin langsung oleh hukum tua Herry Sumendap, sekretaris desa Frits Rumerung, bersama perangkat desa setempat yang berkoordinasi dengan masyarakat, pohon manggis yang diperkirakan berumur lebih kurang 180 tahun yang menjadi kisah perjalanan pergolakan permesta sekitar tahun 1958-1962, pohon tersebut harus ditebang karena dinilai berbahaya pada cuaca seperti ini bagi lingkungan sekitar.

Dilokasi berdirinya pohon ini pula pernah dibangun pos pertahanan Tentara Nasional Indonesia Pusat, cerita lain juga dari pohon ini pernah tiga kali tersambar petir tapi masih berdiri kokoh sampai saat ini.

Keangkeran pohon manggis ini langsung berakhir dikarenakan cuaca hujan yang disertai angin kencang tentunya bisa membahayakan keselamatan masyarakat setempat, sehingga harus ditumbangkan memakai alat senso.

” Tentunya sebagai pemerintah desa kami berkoordinasi dengan masyarakat harus mengambil langkah antisipasi bencana dengan memotong pohon tersebut “, ujar Sekdes Lansot Frits Rumerung.