67 KPM RA2 Kecipratan BLT DD Tahap 2, Pemdes Ingatkan Warga Wajib Pajak

137

Minsel || KOMPAQ ID – Perhatian Pemerintah untuk warga terdampak oleh pandemi covid19 terus dilakukan untuk meminimalisir kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat saat sekarang ini.

Pemdes Rumoong Atas Dua hari ini (04/06/2021) Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahap kedua kepada 67 keluarga penerima manfaat. Dihadiri oleh seluruh perangkat desa serta perwakilan dari warga, kegiatan tersebut masih mengikuti aturan protokol kesehatan covid19.

Viktor Sumakul SPd menjelaskan dalam sambutannya, bahwa pemerintah masih memberikan perhatian besar kepada masyarakat khususnya bagi yang terdampak oleh pandemi covid19.

“Bantuan terus disalurkan oleh pemerintah pusat untuk membantu masyarakat dalam meringankan beban ekonomi pada saat pandemi ini, oleh karena itu sebagai pemerintah desa wajib merealisasikan program dari pemerintah pusat untuk bisa menjamin kesejahteraan warga”, jelas Sumakul.

Boyke Kaani pendamping desa Mengungkapkan, BLT DD tahap 2 yang disalurkan kepada 67 KPM berlangsung di balai pertemuan umum Desa Rumoong Atas Dua dengan total 20.100.000 rupiah yang masing-masing mendapatkan 300.000 per kepala keluarga.

“Penyaluran BLT DD bulan Februari tahun 2021 disalurkan kepada 67 KK sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) DD sebesar Rp.300.000/KK ,kiranya bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KPM BLT DD membantu memenuhi kebutuhan sehari hari dalam rangka peningkatan imunitas tubuh di tengah Pandemi Covid -19 ,dan sesuai regulasi SK hukum tua, KPM BLT DD tahun 2021 yang sebelumnya di bahas dan ditetapkan dalam 1 musdes khusus insidental dengan dasar hukum Peraturan menteri keuangan nomor 222 tahun 2020, pengelolaan Dana Desa pasal 39(1) pemerintah desa wajib menganggarkan dan melaksanakan BLT DD, pasal 39(6)besaran BLT DD Tahun 2021 sebesar Rp.300.000 selama 12 bulan. Permendes 13 th 2020 ttg prioritas penggunaan DD thn 2021 yang pada intinya utk pemulihan ekonomi masyarakat dan didalamnya ada SDGs desa yang diantaranya desa tanpa kemiskinan dan kelaparan”, pungkasnya.

Banyak bantuan dari pemerintah sudah disalurkan kepada masyarakat, namun diharapkan masyarakat juga bisa membalas dengan melakukan kewajiban salah satunya adalah membayar pajak, seperti yang diungkapkan oleh sekretaris desa Onal Warokka.

“Baik pemerintah pusat maupun di kabupaten kota, sudah melakukan pelayanan publik dengan baik, kami juga sebagai pemerintah desa mengharapkan kerjasama warga dalam membayar pajak”, jelas Sekdes singkat.

(briTa)