Pelayanan RSPK Manado Mengecewakan, “Kita pe anak mo ba kontrol dapa suruh pulang”

350

Manado || KOMPAQ.ID – Pada masa pandemi Covid-19 ini seharusnya pelayanan kesehatan pada masyarakat harus lebih diperhatikan. Kasus seperti ini banyak terjadi yang dilakukan oleh oknum petugas kesehatan yang “Malas”.

Seperti yang terjadi pada salah satu keluarga di desa Sea Kabupaten Minahasa. Anak mereka sempat di rawat selama lima hari di Rumah Sakit Pancaran Kasih dan diminta dari dokter tersebut untuk kontrol kesehatan hari ini (17/10/2020).

Tapi, keadaan yang terjadi di lapangan sangat mengecewakan keluarga tersebut.

” Hari ini kami diminta untuk balik lagi di Rumah Sakit, dengan maksud mengontrol kesehatan anak, itupun kami mengikuti anjuran dokter “, Jelas Arman.

Hal mengejutkan di alami oleh Arman dan anaknya. Petugas kesehatan di Rumah Sakit Pancaran Kasih yang bertugas saat itu diduga tidak menerima mereka untuk kontrol kesehatan dengan alasan sistem.

” Pak , ibu maaf rupa sistem tidak bisa baca ini, mungkin cuma for rawat nginap “, jelas salah satu petugas kesehatan kepada Arman bersama istri saat didepan loket.

Surat keterangan untuk balik kontrol
Surat keterangan pernah dirawat, untuk balik kontrol

Faktanya anak mereka yang masih umur dua Minggu sempat dirawat selama lima hari di Rumah Sakit yang sama.

” Padahal anak saya baru umur dua Minggu, masih perlu mengontrol kesehatan, BPJS ada, surat balik kontrol ada, kong alasan sistem jadi kita pe anak mo kontrol kesehatan dapa suruh pulang “, ujar Arman kecewa.

Undang-undang tentang kesehatan, no 36 poin A tahun 2009 jelas mengatakan :

” Bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 “.

(Armand)



TINGGALKAN KOMENTAR