Sandiaga Uno Kunjungi Likupang, Beliau Singgung Masalah Jaringan Internet

500
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat berkunung di pantai Likupang, Minahasa Utara

Minut || KOMPAQ.ID – Perkembangan sektor pariwisata di Indonesia pada saat pademi covid-19 tentu sangat mulai  menurun kualitasnya. Untuk itu Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno merasa perlu ada perbaikan. Terpantau hari ini (06/03/2021) dalam rangka kunjungan di provinsi Sulawesi Utara, beliau mengambil waktu melihat-lihat tempat pariwisata di Likupang kabupaten Minahasa Utara.

Keindahan alam sebagai kawasan wisata laut di area Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Sulawesi Utara, ternyata masih terkendala. Selain infrastruktur jalan, jaringan telekomunikasi khususnya internet masih menjadi kendala. Dari 3 desa yang masuk dalam kawasan KEK, hanya Desa Pulisan dan Marinsow yang masih terdapat akses jaringan telepon dan internet. Namun, itu pun hanya bisa dari satu operator seluler. Sementara untuk area Kinunang, sama sekali masih kesulitan dalam hal koneksi seluler.

Agar dapat mengakses internet, masyarakat Kinunang terpaksa mencari jaringan di area sekitar Kantor Balai Desa yang letaknya di ketinggian. Bahkan, mereka berusaha mencari jaringan internet hingga malam hari. Terlebih khusus bagi mereka yang hendak berselancar di media sosial atau sekadar komunikasi melalui aplikasi WhatsApp.

“Kalau malam, area Kantor Balai Desa ramai anak-anak cari jaringan untuk sekadar chating, browsing atau main game,” ujar Deliani Mudami, salah satu warga Kinunang.

Pada kondisi seperti ini menjadi perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat kunjungan kerja di Manado.

Menurut Sandiaga, pengadaan jaringan internet adalah salah satu catatan yang perlu mendapat prioritas. Sandi mengaku telah berkomunikasi dengan direktur utama dan komisaris utama salah satu providerinternet. Selain itu, dia juga menghubungi Menteri Komunikasi dan Informatika terkait ini, agar segera memasang peranti komunikasi penerima sinyal BTS yang nantinya akan dipasang di area sekitar spot wisata.

“Bukan hanya tidak ada 4G. Jangankan ngomong 5G, jaringan dasar saja belum ada. Viralkan Likupang butuh jaringan” jelas Sandi.