Langkah Maju CEP Sehan Kian Sulit Dibendung

262

Tadi pagi, kawan jurnalis Manado berkabar. Meski tak kaget, tapi buat saya senyum. Beredar di mereka, “update” terkini soal Pilgub Sulut. Infonya ringkas: elektabilitas CEP-Sehan terus tumbuh. Hal ini lumrah. Keduanya terus keliling kampanye. Kenalkan diri dan program ke rakyat. Tentu, potensi keterpilihannya naik.

Sesuai prediksi, zona BMR, Minahasa Selatan, dan Nusa Utara, CEP-Sehan memimpin. Sementara dititik lain, dinamis bersama dua kandidat lainnya. Hasil ini mudah difahami. Sudah kita “obrolkan” lama. BMR, faktor representasi Eyang. Minsel, “jejak pengaruh” CEP, signifikan. Dan Nusa Utara, daya gerak Yabes Gaghana, mengagumkan.

Dua hal akan sempurnakan kemenangan CEP-Sehan. Pertama, daya juang rebut suara di Minahasa Raya dan Manado. Kedua, keputusan hasil survey elektabilitas pasangan nomor 1 dan 2. Jika CEP-Sehan(1), tak terkejar oleh VAP-HR(2), saya yakin, petinggi Golkar dan NasDem akan tiba di kata kunci: ABOD(Asal Bukan OD).

Situasi ini akan final. Sulawesi hanya punya 2 Pilgub: Sulteng dan Sulut. Sulawesi Tengah, Golkar dukung Penuh calon Nasdem. Wajar, jika nanti di Sulut, Nasdem pun berlaku sama. Hasil akhir, sudah bisa ditebak. Kita tunggu saja. Sambil pertahankan zona kuat dan rebut zona lemah. Politik slalu dinamis. Tak boleh lengah.

Rakyat BMR, sudah bersikap. Mereka akan memilih dalam “logika khas” seperti Pilgub 2015. Meski “tekanan” rupa-wajah dilakukan, hasilnya akan tetap sama. BMR adalah “killing ground” bagi pasangan ODSK. Boleh percaya, boleh tidak. Mayoritas rakyat BMR, akan coblos Sehan Lanjar: Nomor 1, Peci Hitam, Kacamata, Kumis, dan Senyum Manis.

Eyang, Maju Terus!

(Penulis: Irvan Basri)



TINGGALKAN KOMENTAR