Rudy Noorwansyah: Lucunya Manajemeen Akademik Para Kurawa Di STISIP Merdeka

0
173

KOMPAQ.ID. MANADO. Proses akademik yang diselenggarakan oleh Kepemimpinan Baru versi Yayasan Pendidikan Tinggi  Kodam XIII/Merdeka dinilai tidak becus oleh kalangan Senat Mahasiswa. Salah satu temuan yang saat ini mengemuka ialah sebuah dokumen korespondensi dari Ketua Stisip yang baru dengan mantan Wakil Ketua Bidang Keuangan Periode 2012-2016, Drs Husain Jusuf.

Dokumen tertanggal 17 September 2018 tersebut pada prinsipnya meminta agar Drs Husain Jusuf menyerahkan seluruh ijazah bagi mahasiswa yang telah mengikuti ujian skripsi melalui kepemimpinan lama, sekaligus untuk kepentingan akreditasi Perguruan Tinggi dan terkait dengan urusan proses di Kepolisian Manado.

Uniknya, Surat bernomor 10/58/02ST/P/SK/2018 yang khas untuk kode Surat Keputusan tersebut, ditandatangani oleh Ketua STISIP yang baru, Dr Dra A. Pandeleke, SE MSi dengan menggunakan stempel Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Kodam XIII Merdeka Manado.

Dengan demikian mahasiswa menyimpulkan bahwa dokumen tersebut sebenarnya tidak menggambarkan adanya Manajemen yang bertanggungjawab dari pimpinan baru sekarang ini.

“Lucunya manajemen para kurawa di Stisip Merdeka saat ini. Tidak jelas atau mungkin karena tidak tahu aturan organisasi. Kop surat dan stempel menggunakan nama milik Yayasan, otomatis menyatakan bahwa Dra A. Pandeleke adalah Ketua Yayasan, tetapi dalam keterangannya ditulis Ketua Stisip. Dapat diartikan bahwa Pandeleke adalah bonekanya Yayasan, yang tidak mengerti bahkan tidak berpikir sebelum bertanda tangan dalam sebuah dokumen. Saya kuatir, ijazah mahasiswa akan mengalami masalah saat diterbitkan oleh orang yang tidak kompeten seperti ini”, tegas Rudy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here