Inilah Tiga Parpol Peraih 6 Kursi DPR-RI Dapil Sulut. Hermin Ririswati Akan Rebut Kursi Golkar

0
293

KOMPAQ.ID. MANADO. Berbagai spekulasi tentang peraih kursi DPR RI dari Dapil Sulut, kini berseliweran di berbagai media. Prediksi pada umumnya memperhitungkan aspek popularitas individu Caleg. Tidak heran jika para spekulan memposisikan figur-figur fenomenal seperti EE Mangindaan (Demokrat), Wenny Warow (Gerindra), dan Benny Rhamdani (Hanura).

Namun dari aspek struktural, para spekulan kurang memperhitungkan kekuatan mesin parpol yang dikendalikan oleh penguasa di setiap Kabupaten/Kota se Sulut. Sebut saja Nasdem yang menguasai 4 Cluster yaitu Manado, Minut, Bitung plus Bolmong dengan basis DPT paling signifikan se Sulut. Kekuatan birokrasi dan mesin partai Nasdem di cluster ini otomatis mampu menyumbang suara signifikan bagi DPR RI.

Sementara Golkar berpotensi memaksimalkan dukungan di 3 Kabupaten (Minsel, Tomohon dan Sangihe). Kemudian PDI Perjuangan dominan di 5 cluster (Minahasa, Mitra, Bolmut, Bolsel, Sitaro). Sedangkan cluster Kotamobagu, Boltim dan Talaud merupakan kawasan paling sedikit DPTnya.

Dengan kondisi struktural sedemikian rupa, maka PDI Perjuangan akan tampil sebagai Parpol yang mampu meraih kursi terbanyak, yaitu 3 kursi (tidak mungkin dapat meraih 4 kursi sebagaimana dugaan para politisi). Sedangkan Nasdem akan maksimal meraih 2 kursi dan 1 kursi untuk Partai Golkar. Figur-figur fenomenal seperti disebutkan di atas hanya mampu menggarap dukungan signifikan di cluster yang DPTnya kurang dari 100 ribu pemilih. Jelaslah mereka gagal meraih kursi.

Lalu siapakah yang akan menempati ke 6 kursi di atas?

Mencermati data yang diinput Kompaq.id sampai saat ini, 3 kursi PDI Perjuangan bakal ditempati oleh Adriana Dondokambey, Vanda Sarundajang dan Herson Majulu. Dukungan Adriana merata di seluruh cluster unggulan PDIP, sedangkan Vanda dominan di Minahasa, Minsel dan sebagian kecil Bolmong dan Nusa Utara. Majulu signifikan di BMR.

Kursi Nasdem diduga kuat akan ditempati oleh Felly Runtuwene dan Hillary Lasut. Felly tercermati merebut kantong terbesar Manado, Bitung dan Minahasa, sedangkan Hillary meraih dukungan signifikan Nusa Utara dan pemilih milenial di Cluster Manado, Bitung, Minut.

Sementara Golkar dengan 3 figur terkuat bersaing ketat merebut 1 kursi. Inilah peluang yang paling sulit diprediksi, karena sebaran dukungan Caleg atas nama Adrian Paruntu, Hermin Ririswati dan Jerry Sambuaga masing-masing mempunyai focus penggarapan dukungan yang spesifik. Dua nama Adrian Paruntu dan Jerry Sambuaga sejauh ini lebih sering muncul di iklan-iklan media sedangkan Hermin Ririswati tidak menggunakan strategi pencitraan dengan maksimal. Sebaliknya, Hermin Ririswati lebih unggul dari aspek penguasaan territorial melalui kampanye door to door yang dipetakan kedalam 4 cluster dengan target yang proporsional.

Kekuatan structural Paruntu jelas menguat di Minsel dan Tomohon, sementara Hermin Ririswati basisnya di Nusa Utara (Sangihe, Talaud, Sitaro) dan sebagian didulang dari pesisir Manado, Minut dan Bitung, sebagai basis pemilih Nusa Utara. Sedangkan Sambuaga dan Marhani Pua berpeluang menggarap dukungan signifikan di Manado dan sebagian Minahasa. Dalam situasi demikian, akumulasi suara Golkar hanya akan mentok pada angka 300 ribuan apabila partisipasi politik bisa mencapai angka 90%.

Dengan format penguasaan territorial yang demikian massif dilakukan oleh Tim Pemenangan Hermin Ririswati, maka peluang terbesar untuk menggondol juara dan meraih kursi Golkar ialah Dra Hermin Ririswati.

Penulis: Dirno Kaghoo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here