Watutumou II, Desa yang sedang tumbuh mekar selama 13 tahun

0
105

WATUTUMOU II – KALAWAT || Desa Watutumou II adalah sebuah desa yang berada di Kabupaten Minahasa Utara khususnya di Kecamatan Kalawat. Desa ini dipimpin oleh Defli A. Bawanda. Pria kelahiran tahun 1969 ini mulai menjabat sebagai Hukum Tua (Kumtua) Watutumou II dari November 2008 – sekarang. Desa ini merupakan desa yang masih remaja. Karena baru berumur 13 tahun. Desa Watutumou II menjadi desa definitif sejak tahun 2006 silam.

Pada saat dimekarkan menjadi desa definitif, Desa ini dipimpin oleh Pejabat Sementara, berselang 2 tahun kemudian diadakanlah Pemilihan Kumtua. Di antara 4 calon kumtua, Defli Bawandalah yang menjadi pemenangnya. Tugas pertama yang ia emban adalah membangun kantor desa, karena saat itu kantor desa masih menumpang di sebuah rumah.

Kantor desa ini dibangun dalam jangka waktu 13 bulan dan murni dari hasil swadaya masyarakat. Saat disentil mengenai Dana Desa dan cara pengelolaannya Bawanda hanya mengatakan bahwa dana desa harus dikelola secara transparan dan nyata hingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Yang terpenting adalah dikelola sesuai regulasi yang ada. Yaitu yang pertama adalah musyawarah dan menentukan apa saja yang perlu dibenahi/dibuat. Lalu pelaksanaan di lapangan haruslah sesuai aturan misalnya harus papan proyek dan terakhir pertanggungjawaban” beber Bawanda di ruangannya.

Lalu menyentil tentang keselarasan program pemerintah dalam penjabaran Undang-Undang Desa melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang rekrutmen perangkat Desa yang kini mulai dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Melalui Perbup Nomor 16 tahun 2015 sebagai dasar pelaksanaan amanat UU Desa dan Peraturan Presiden yang menjadi acuan pelaksanaan dan jabaran dilakukannya restrukturisasi Perangkat Desa di wilayah Hukum kecamatan Kalawat, khususnya di Desa Watutumou II.

Defli A. Bawanda menuturkan untuk pelaksanaan amanat regulasi ini, telah dibentuk tim pelaksana rekrutmen dalam proses Musyawarah Desa yang terdiri dari lima orang yang terdiri dari 5 unsur masyarakat pula.

“Mereka telah melaksanakan tahapan-tahapan dan proses rekrutmen dan sudah pada tahap verifikasi berkas. Tinggal menunggu tahapan selanjutnya” ujar Bawanda.

Di kecamatan kalawat sendiri Desa Watutumou menjadi pilot project untuk pelaksanaan program pemerintah ini dan menjadi desa yang paling awal melaksanakan rekrutmen perangkat Desa.

Saat disinggung Kompaq.ID soal perangkat Desa yang masih bekerja sesuai dengan Perda 02 tahun 2007, Bawanda menjawab dengan santai bahwa “saya sebagai perpanjangan tangan pemerintah tetap dan harus melaksanakan amanat UU, jadi mau tidak mau saya harus ikuti itu” tutupnya.

Penulis: Steven Laluas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here