Ini Nama Bandara Sitaro Yang Segra Diresmikan Presiden Jokowi

0
1288

KOMPAQ.ID||SITARO| Tim Pengkaji Majelis Pemangku Adat Kabupaten Kepulauan Sitaro telah menyepakati pemberian nama bandara yang sementara dibangun sekarang ini. Hal ini dikarenakan sudah diminta oleh Kementrian Perhubungan Transportasi Udara. Menyangkut perihal pemberian nama bandara di Sitaro, Drs Micojan Bawuna yang merupakan salah satu Tim Pengkaji mempresentasikan bahwa, nama yang benar-benar pas untuk Bandara Sitaro adalah BALIRANGENG Airport.

Menurut Bawuna, nama tersebut sesuai untuk kepentingan daerah, dengan unsur filosofi yang terkandung dalam nama yang di cetuskan tersebut. “Nama yang direkomendasikan telah dikaji secara rasional. Nama bandar udara yang direkom adalah “BALIRANGEN”, katanya.

Bawuna melanjutkan bahwa untuk kepentingan daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro masa kini dan masa yang akan datang, dimana posisi Sulawesi Utara bahkan untuk kepentingan nasional dan internasional, maka eksistensi bandara merupakan proyek strategis yang sangat menentukan kemajuan suatu daerah dalam koneksitas lalu lintas udara. Bandara adalah sarana untuk memperlancar aktivitas taransportasi udara, pulang pergi dari suatu tempat ke tempat lainnya dalam berbagai aspek kehidupan manusia” jelas Mico.

Lanjutnya “pemberian nama Balirangen bukan dalam ruang lingkup wilayah administrasi pemerintahan kampung, tetapi lebih luas dalam pandangan sosiokultural, suatu keagungan dari leluhur, sebuah kearifan lokal yang berdimensi internasional. Leluhur kita memiliki kemampuan menggambarkan suasana human ecologi, yaitu manusia dan lingkungannya, sehingga lahirnya penyebutan Balirangen, yang dapat dimaknai dalam tiga dimensi, yaitu: 1) Balirangen dalam sastra daerah mengandung pengertian unggas bersayap dapat terbang. 2) Balirangen juga mengandung pengertian kembali ke atas kembali ke pangkalan/pelabuhan, dan 3) Balirangen mengandung pengertian ke atas atau kembali ke udara/mengudara, urai Mico.

Tidak hanya itu, secara kontekstual, Pria yang sudah dua kali bertandang ke Istana Negara menemui Jokowi itu menjelaskan, bahwa seiring dengan berkembang informasi dan teknologi maka penyebutan nama Balirangen secara otomatis akan terkoneksi dengan hiruk pikuk info internasional terkait dengan destinasi Pulau Bali, sebagai salah satu ikon pariwisata dunia. Korelasi yang sarat makna antara Balirangen dengan pesawat udara memiliki kesamaan yaitu sama-sama bisa terbang”, jelas Mico.

Sementara itu, Tim Majelis Pemangku Adat Sitaro selaku tokoh adat budaya yang sering menjadi Pinondang Banua (utusan negeri) ke berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional itu, memberi apresiasi yang mendalam buat pemerintah daerah. Karena sudah sejalan dan sesuai dengan apa yang terkandung dalam visi misi daerah poin ke enam, yakni bidang pelestarian budaya. Termasuk pemberian nama Bandara Sitaro.

“Minggu depan sudah akan di Paripurnakan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sitaro, karena sudah tidak akan di bahas lagi, tinggal persetujuan”. Selanjutnya Presiden Jokowi akan meresmikan Bandara Balirangen ini. tutup Mico. (Igel).