Lidya Langoi Siap Pimpin Desa Powalutan

0
484

Minahasa Selatan|| KOMPAQ.ID- Merasa terpanggil untuk memajukan Desa tempat tinggalnya, seorang Tokoh Politik , kini memberanikan diri untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Powalutan, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan.

Sebelum memberikan diri untuk maju di Pilkades serentak ini, pemilik nama lengkap Lidya Christy Langoy ini sudah benyak memberikan diri dan pelayanan kepada masyarakat.

Berawal, serta banyaknya menerima saran dan masukan serta aspirasi dari masyarakat. Akhirnya Lidya merasa terpanggil untuk mengabdikan diri di desanya dan akan bertarung di Pilkades serentak 2022 ini.

“Banyak tokoh yang datang ke rumah dan meminta saya untuk maju sebagai calon kades. Membuat, saya terpanggil untuk mengabdikan diri guna mewujudkan aspirasi masyarakat,” ujar Lidya.

Lidya juga meyakini jika aspirasi yang disampaikan warga , tidak akan jauh berbeda dengan keinginan warga umumnya yang ada di Desa Powalutan.

Untuk itu, dirinya membulatkan tekadnya untuk mewujudkan semua harapan serta keinginan masyarakat Desa Powalutan dengan ikut bertanding di ajang pemilihan enam tahun sekali ini.

Lidya mengaku, jika sebenarnya dirinya tidak terlalu berambisi untuk menjadi seorang kepala desa. Karena bagi dia, untuk bisa mengabdikan diri bagi daerahnya itu, tidak hanya harus menjadi seorang kepala desa.

“Mengabdikan diri bagi daerah itu, memang tidak harus menjadi kepala desa saja. Tapi kalau kita jadi kepala desa, paling tidak peluang kita untuk bisa mewujudkan keinginan dan harapan masyarakat juga pasti akan lebih mudah mewujudkannya,” ujar Langoy

Lebih lanjut Lidya berharap, siapapun nanti yang akan menang dalam Pilkades Desa Powalutan, merupakan calon yang telah berhasil mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Yang tentunya, harus mampu untuk memajukan desa dan mewujudkan semua aspirasi masyarakat

“Untuk mewujudkan visi itu, maka akan menjalankan beberapa misi, diantaranya memfasilitasi pelayanan yang terjangkau, menguatkan norma-norma sosial, mengembangkan kearifan lokal, meningkatkan kerja aparatur desa, dan melakukan pengembangan lingkungan strategis secara kreatif,” tuturnya.