Posko PPKM di Tareran Terus Dioptimalkan Sebagai Pengontrol Kamtibmas

0
49

Minsel || KOMPAQ.ID – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di kecamatan Tareran Hizkia Kondoj S.sos menyatakan, posko di tingkat desa atau kelurahan diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro.

“Posko sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro, dilaksanakan dengan pendekatan kesepakatan, komunitas, gotong royong, kompak, dan adaptif,” kata Kondoj dalam keterangan tertulis, (06/10/2021).

Beliau menjelaskan, posko penanganan Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan di kecamatan Tareran memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung.

Aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan 6M, serta pembatasan mobilitas.

Aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment hingga penanganan dampak ekonomi lewat bantuan langsung tunai (BLT) desa.

“Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Lalu, aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik,” ujar Hizkia Kondoj

Beliau juga mengatakan, pembentukan posko tersebut dipimpin oleh kepala desa atau lurah di mana salah satu tugasnya adalah menilai status zona wilayahnya.

“Dari penilaian zonasi, maka kepala desa/lurah dapat menentukan tindakan pengendalian yang sesuai. Kriteria zonasi terdiri dari zona hijau, kuning, oranye, dan merah,” terangnya.

Selain itu, pimpinan posko juga memiliki tugas, yaitu menentukan struktur dan sumber daya manusia (SDM).

Beberapa SDM yang terlibat di posko ini di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, penyuluh, pendamping, tenaga kesehatan, relawan, PKK, dan karang taruna.

Terpantau posko PPKM desa malam ini di Tareran aktif Lansot, Lansot Timur, Rumoong Atas, Rumoong Atas Dua, Lapi, Wiau Lapi Barat, Pinamorongan, Tumaluntung, Tumaluntung 1, Koreng, desa Wuwuk dan Wuwuk Barat.

“Masing-masing desa tersebut dikomandoi oleh hukum tua serta pejabat dan perangkat desa yang ditugaskan melalui jadwal yang ada”, tutup camat Tareran Hizkia Kondoj S.Sos.

Posko PPKM di Kecamatan Tareran berkoordinasi dengan dengan Kepolisian Sektor Tareran dan juga Koramil 1302-16 Tumpaan-Tareran. Dasar pelaksanaan juga mengikuti surat edaran Bupati Minsel nomor 465 tentang PPKM Mikro level 2.

Advertisement