Festival Pesona Sangihe Resmi Dibuka

0
225

KOMPAQ.ID. TAHUNA. Festival Pesona Sangihe 2018 resmi dibuka pada Selasa 4/9 sekitar pukul 10.00 wita di Kompleks Pelabuhan Tua Kota Tahuna. Ajang promosi pariwisata ini dihadiri oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandow. Festival bergengsi ini juga dihadiri oleh undangan seperti mantan Bupati Sangihe, Winsulangi Salindeho, Ketua Umum Pengurus Pusat Kongres Nasional Pria Kaum Bapa Persatuan Gereja Indonesia, Ir Roy Roring. M.Si beserta pengurusnya di 33 wilayah se Sinode PGI, dan dihadiri pula oleh unsur Muspida, Pimpinan Polres, Pimpinan AL & AD. Tampak pula tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat dan tokoh-tokoh masyarakat serta peserta pameran dari seluruh SKPD dan warga masyarakat Sangihe.

Pemprov Sulut secara resmi membuka acara tersebut. Gubernur Olly Dondokambey dalam pidato pembukaannya menyatakan harapan bersama agar lewat kegiatan Festival Pesona Sangihe ini sekiranya mampu dioptimalkan sebagai ajang mempromosikan pariwisata di Kabupaten Sangihe dan Provinsi Sulut.

“Secara keseluruhan, Sulut memang kaya akan berbagai potensi wisata alam, seni budaya, potensi bahari, agrowisata hingga wisata kuliner. Kami menghimbau agar jangan menjadikan ajang ini hanya sebagai ajang tahunan, akan tetapi even ini bisa menjadi stimulan positif bagi pemerintah dan masyarakat Sangihe dalam mengembangkan dan memanfaatkan potensi wisata yang ada, kemudian bisa menjadi gerak langkah pertumbuhan ekonomi daerah’’, kata Gubernur Olly.

Selanjutnya Gubernur mengharapkan agar pelaksanaan even ini dapat diPERDAkan, sehingga pembiayaannya bisa ditata dalam APBD dan memberikan perubahan serta dampak yang nyata dalam pembangunan daerah.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana, SE. ME dalam sambutannya mengatakan “Pemkab Sangihe berkomitmen menjadikan Sangihe sebagai gerbang maritim yang maju sejahtera dan mandiri, negeri ini sangat diberkati dengan kekayaan alam, laut dan ragam budaya warisan leluhur yang tak ternilai, bahkan dalam pelaksanaan pembangunan selaku daerah perbatasan, Pemkab Sangihe sangat berterima kasih dan bersyukur bahwa selalu mendapatkan perhatian khusus melalui sentuhan-sentuhan program NAWACITA Pemerintah Pusat dan berbagai program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara” ucap Bupati Jabes.

Pesona Sangihe benar-benar menonjolkan keragaman budaya dalam corak kehidupan masyarakat Sangihe. Berbagai karya budaya digelar. Salah satunya adalah tarian gunde yang diiringi oleh tagogong hingga mamoto tamo. Kemudian undangan dan para tamu berkunjung ke stan-stan dari setiap Kecamatan. Nampaknya Kecamatan Nusa Tabukan menawarkan pariwisata alam dengan menyajikan keunikan Pulau Bukide yang eskotik. Berbagai miniatur perahu tradisionalpun dihadirkan dalam even ini. Pengunjung juga disuguhi hiburan kolaborasi musik bambu dan hadra rebana yang melambangkan kesederhanaan dan kebulatan solidaritas sosial serta kerukunan dalam harmoni Bhineka Tunggal Ika.

Laporan: Topsianus.



TINGGALKAN KOMENTAR