Lalu Lintas di Pintu Keluar-Masuk Manado dibatasi

468

MANADO|| Walikota Manado mengumumkan kepada publik bahwa aktivitas lalu lintas keluar dan masuk ke Kota Manado mulai dibatasi sejak 27/05/2020.

Pembatasan orang keluar masuk diberlakukan pada semua titik dari dan menuju ke Kabupaten/Kota tetangga. Disebutkan bahwa disemua pintu masuk  wilayah Manado dari kabupaten/kota seperti Minahasa, Tomohon,  dan Minut akan dilakukan pembatasan dengan cara
pembuatan Pos Jaga.

Setiap orang yang masuk wilayah Manado harus dilengkapi surat keterangan kesehatan (rapidtest) dari rumah sakit. dinas kesehatan atau fasilitas kesehatan yang resmi serta ijin melakukan perjalanan yang dikeluarkan oleh Lurah atau Kepala Desa, dari desa atau kelurahan tempat tinggal dan menunjukkan KTP atau kartu keluarga.

Di Pos Jaga, setiap orang yang masuk akan ditest oleh petugas, dengan mengukur suhu badan. Bagi yang suhu badannya di atas 38°C akan diantar oleh petugas ke puskesmas atau
rumah sakit terdekat. Dan wajib bagi setiap orang memakai masker. Kalau tidak
menggunakan masker, maka tidak diijinkan masuk ke wilayah kota Manado.

Penumpang dalam kendaraan roda 4 keatas dibatasi maksimal 50 % dari total seat yang ada.

Jam masuk ke Manado dibatasi pada jam 06.00 – 19.00. Pengecualian dari aturan pembatasan ini adalah: bagi petugas kesehatan seperti mobil ambulance yang membawa orang sakit atau jenazah, pemadam kebakaran, mobil pribadi yang membawa orang sakit menuju Rumah Sakit Rujukan, petugas Polisi dan TNI dan keadaan darurat lainnya.

Petugas Pos jaga yang akan bertugas selama masa pembatasan ini adalah dari unsur: kesehatan, perhubungan, Polisi Pamong Praja, prajurit TNl, Pamong PPAD. AL dan AU.

Pembatasan ini akan mulai berlaku Rabu 27/Mei sampai 10/Juni 2020. Dan akan
dievaluasi kelanjutannya.



TINGGALKAN KOMENTAR