Peta Politik Pilkada Sulut 2020

Penulis: Irvan Basri

516

Pilkada kali ini, tak bisa dipisah dengan “logika tarung” Pilpres 2024 nanti. Karena itu, meski tak semua, tapi koalisi di Pilgub(pemilihan gubernur) berpengaruh. Siapa berkawan dengan siapa, cukup jadi ukuran. Siapa menang siapa kalah, sangat menentukan. Sekali salah desain, sesal menunggu kemudian.

Di Sulawesi, hanya ada dua Pilgub. Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Empat Provinsi lainnya(Gorontalo, Sulbar, Sulsel, Sultra), menunggu putaran Pilkada berikut. Bagi “pengatur-alur” politik nasional, hasil Pilgub di dua Provinsi ini jadi prioritas. Surya Paloh(Ketum NasDem) dan Airlangga Hartarto(Ketum Golkar), sejak dini, sudah bertemu. Hadapi koalisi PDIP-Gerindra.

Di Sulteng, setelah Anwar Hafid-Sigit Purnomo(Pasha Ungu) “gagal” maju, pasangan tersisa tinggal dua. Rusdi Mastura-Ma’mun Amir berhadapan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala. Duel terbuka tak terhindarkan. Rusdi Mastura didukung 10 Parpol. Diantaranya, NasDem, Golkar, dan Demokrat. Ma’mun Amir di usung PDIP-Gerindra dan dua Partai pendukung(PBB dan Berkarya).

Golkar putuskan mendukung pasangan yang diusung oleh NasDem. Tujuh kursi diserahkan, tentu dengan hitungan matang. Tak mungkin gratis. Apa konsesi yang diajukan?. Tentu saja, dukungan politik di Pilgub Sulawesi Utara. Karena itu, meski akhirnya fakta pasangan calon di Sulut jadi tiga, saya masih yakin jalannya pertarungan mengarah kemana. Silahkan di periksa.

Kalo kita takar zona Minahasa raya, Manado dan Bitung, maka komposisi kekuasaan lokal dikuasai gabungan Partai Golkar dan NasDem. Bitung, Minahasa Utara, dan Manado, ditangan NasDem. Tomohon dan Minahasa Selatan, dikuasai Golkar. PDIP sama. Hanya berada di dua titik: Minahasa dan Minahasa Tenggara.

Dengan gabungan peta ini, tampak terang siapa yang akan menangkan pertarungan. Keputusan pasangan CEP-Sehan, mendaulat Jantje Wowiling Sajow(Mantan Bupati Minahasa) jadi ketua Tim Sukses Pilgub, tepat seratus persen. Sebab pusat tempur politik dalam Pilgub 2020, ada di zona Minahasa Raya. Kita lihat nanti.

Ini hanya analisa, jangan dimasukkan di hati.

Merdeka!

#BMRMajuSatuBarisan
#BMRPILIHBMR
#EyangBrothers



TINGGALKAN KOMENTAR