Walikota dan Wawali Kota Bitung Menanam Pohon Bitung

0
50

BITUNG||KOMPAQ ID|| Dirut Perumda Pasar Kota Bitung, Drs Harto Kahiking, Selasa 5/10 secara simbolik menyerahkan bibit pohon Bitung untuk Camat-camat dan Lurah. Acara yang dibuat di Pasar Pinasungkulan Sagrat Kota Bitung itu dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota, Ir. Maurits Mantiri, dan Hengki Honandar.

Dalam acara ini Harto Kahiking selaku Direktur Utama Perumda Pasar Kota Bitung, berterimakasih kepada Walikota dan Wakil Walikota Kota Bitung karena mempercayai Perumda Pasar untuk melaksanakan acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Walikota dan Wakil Walikota yang telah memberi kepercayaan kepada Perumda Pasar untuk dapat melaksanakan acara penyerahan bibit pohon Bitung, di pasar Pinasungkulan Sagrat. Kata Harto

Harto menambahkan tentang maksud dan asal muasal, acara tersebut dibuat.

“Acara ini dilatari oleh karena latar historis bahwa nama Kota Bitung berasal dari pohon Bitung dan banyak orang di kota Bitung sampai hari ini tidak tahu Pohon Bitung”, kata Harto.

“dan kita melihat hari ini Kota Bitung hampir kehilangan simbol tentang nama Kota Bitung, oleh sebab itu kami diberikan kepercayaan untuk melaksanakan acara ini.” tambah Harto.

Dalam acara inipun Ir. Maurits Mantiri Walokota Bitung, memberikan sambutan sekaligus memperjelas program yang sementara diperjuangkan yaitu seluruh nasib warga Kota Bitung untuk menjadi lebih baik.

“Hari ini kita sedang mengejar, menertibkan dan membersihkan seluruh data terkait orang miskin kita yang ada di Kota Bitung, agar dapat diuji kebenarannya, karena terdapat keanehan, mangkanya saya menurunkan tim untuk periksa seluruh data yang ada.” Kata Maurits.

Walikota secara tegas menekankan soal indikasi penyelewengan dana rakyat oleh oknum yang tak bertanggungjawab.

“Jangan coba-coba ambil uang negara, jikalau uang negara diperuntukkan untuk perbaikan fasilitas-fasilitas yang ada ditempat ini, maka gunakan baik-baik untuk uang tersebut, karena sudah terdata secara digital, sehingga semua mengetahui secara transparans, terlebih yang sudah dirintis oleh Kadis perdagangan, boleh bayar secara non tunai” tegas Maurits.

Walikota juga memberi masukan kepada pengelola pasar untuk terus membuat perubahan dan inovasi yang baik di pasar Pinasungkulan Sagrat.

“buatlah perubahan, inovasi, agar pasar ini bisa menjadi representatif, tempat orang bisa berkumpul untuk melakukan transaksi jual beli, dan tetap kelihatan rapi bersih.” tutup Maurits.

Advertisement